Keluarga Korban Bakal Demo Polres Sumenep, Jika Oknum Guru Cabul SDN Kebunagung ll Tak Kunjung Ditangkap

Pada
Keluarga Korban Bakal Demo Polres Sumenep, Jika Oknum Guru Cabul SDN Kebunagung ll Tak Kunjung Ditangkap
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keluarga korban bakal menggeruduk melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Sumenep, Polda Jawa Timur, jika Oknum Guru PNS Cabul berinisial ‘SO’ di SDN Kebunagung ll belum juga ditangkap hingga Senin yang akan datang.

Untuk diketahui, Oknum Guru PNS inisial ‘SO’ telah dilaporkan ke Polres Sumenep terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur oleh beberapa orang tua korban yang diantara korbannya adalah muridnya sendiri.

Laporan masuk ke Polres Sumenep pada Selasa (14/5/2024) lalu berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/111/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR dan Senin (20/5/2024) lalu sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/121/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, Laporan Polisi Nomor: LP/B/122/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/123/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.

Baca Juga:

Dan pada hari ini Kamis, (30/5/2024) beberapa korban baru dari Polda Jawa Timur, dilakukan asesmen di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Baru dateng dari asesmen ke RS Bhayangkara, jadi sudah tuntas tahapannya tinggal tindaklanjut pihak Polres untuk penetapan tersangka,” kata salah satu orang tua korban dihubungi Jurnalis Indonesia, Kamis (30/5/2024).

Keluarga korban kata dia, kini menunggu sikap tegas dan respon tindaklanjut dari Polres Sumenep paling lama hingga Senin yang akan datang.

“Kalau masih tidak ada penetapan tersangka kepada terlapor (pelaku) maka pihak Polres ini terkesan mengulur-ngulur waktu kepada pelaku untuk melakukan upaya pelemahan kepada keluarga pelapor, salah satu contoh dari empat pelapor sudah ada satu yang dicabut laporannya, dan tidak menutup kemungkinan pelaku (terlapor) akan terus berupaya melakukan upaya pelemahan dengan cara apapun untuk memperdayai pelapor,” ungkapnya.

Lanjut dia, kalau kasus ini tidak cepat ditangani, maka keluarga korban akan melakukan aksi ke Polres Sumenep untuk mendesak dan mempertanyakan kejelasan tindaklanjut penetapan tersangka dan menangkap pelaku (terlapor) karena semuanya sudah memenuhi syarat hukum.

“Untuk itu pihak Polres jangan terkesan mengulur-ngulur waktu lagi karena semua tahapan prosedur langkah hukum sudah terpenuhi semua,” pintanya.

Ia mengungkap, bahwa keluarga korban bukannya tidak tahu kalau dari pihak oknum pelaku (terlapor) sudah bergerilya melakukan segala upaya melemahkan atas kasus ini baik ke APH dan Dinas Pendidikan dengan menarasikan bahwa kasusnya fitnah.

“Sungguh sangat picik kan?, apakah kurang cukup bukti dengan adanya beberapa orang (korban) yang melaporkan,” geramnya.

Bahkan dikatakan, sebelum orang tua korban melaporkan ke Polres Sumenep, beberapa siswa itu juga sudah melaporkan terlebih dahulu kepada Kepala SDN Kebunagung ll.

“Kita akan lihat meskipun tanpa kaca pembesar seperti apa respon Polres Sumenep dan seperti apa tindakan dari dinas terkait untuk tindakan atas kasus asusila pencabulan ini, apakah akan mengulur-ngulur waktu atau sigap dan tegas kepada pelaku oknum guru cabul atau akan melakukan pembiaran sehingga memberikan ruang waktu kepada pelaku untuk berupaya melakukan upaya pelemahan kepada pelapor dan juga memberikan ruang kepada pelaku untuk bisa beralibi memperluas narasi seakan kasus ini adalah fitnah dan bohong?, sedangkan faktanya sudah jelas bahkan ini sudah banyak korban di waktu sebelum-sebelumnya,” bebernya.

Sementara dikonfirmasi pada Senin (27/5/2024), Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti beralasan masih akan melakukan pemeriksaan kepada Kepala SDN Kebunagung ll. “Serta pemeriksaan kepada beberapa saksi,” sebutnya.

Dan hari ini Kamis, (30/5/2024) dihimpun Jurnalis Indonesia, saksi sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik di Polres Sumenep dan korban juga sedang di rumah sakit untuk dilakukan visum. (ily)

Bacaan Lainnya

Perkuat Good Governance, RSUD Sumenep Teken Kerja Sama dengan Kejari dan Kantor Pertanahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Kepala SMAN 1 Ambunten Sambut 230 Peserta Didik Baru, MPLS Jadi Awal Pembentukan Karakter dan Semangat Berprestasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana penuh semangat menyambut...

Bupati Sumenep Tinjau MPLS di SMPN 1, Tekankan Sekolah Harus Ramah dan Aman

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan hari pertama Masa...

Satreskrim Polres Sampang Berhasil Ringkus 12 Pelaku Pencabulan Remaja, 15 Lainnya Sedang Diburu

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Disdik Sumenep Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah pada Harganas 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten...

Ponpes Hidayatut Thalibin Rayakan Harlah Ke-57, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Berintegritas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pondok Pesantren Hidayatut Thalibin...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *