Menu

Mode Gelap

EKONOMI · 8 Jul 2022 19:43 WIB

Kini Polda Jatim Serahkan Tahap 2 Kasus MSAT ke Kejati


 Kini Polda Jatim Serahkan Tahap 2 Kasus MSAT ke Kejati Perbesar

JURNALIS-INDONESIA.com – Setelah melalui proses panjang dan penjemputan DPO MSAT yang penuh dramatis. Hari ini Jumat (8/7/2022), Polda Jawa Timur telah menyerahkan tahap 2 dan tanda bukti kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) Penyerahan tahap 2 kasus pencabulan MSAT ini dilakukan di Rutan Klas I Surabaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, secara administrasi pihaknya telah menyerahkan tahap 2 dan tanda bukti yang diterima JPU dan disaksikan Asisten Pidana Umum (Aspidum) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang. Artinya kasus MSAT siap untuk disidangkan.

“Berdasarkan Pasal 8 ayat 3, tahap kita sudah menyerahkan tersangka dan tanda bukti. Sekaligus tahapan berikutnya pra peradilan dilaksanakan JPU,” jelasnya.

Lanjut Dirkrimum Polda Jatim menjelaskan, pihaknya kemarin telah mengamankan 351 simpatisan dalam proses penangkapan 7 Juli 2022, gabungan tim penyidik dari Ditkrimum Polda Jatim dan penyidik yang dibentuk Kapolres Jombang, telah menetapkan 5 tersangka. 1 diantaranya tersangka yang menghalangi saat penangkapan pada hari Minggu dan 4 tersangka pada hari Kamis di pondok.

“Rencana siang hari ini kita lakukan penahanan 5 tersangka dengan pasal 19 UU 12 2022, tindak pidana asusila berkaitan dengan perbuatan mencegah proses penyidikan dalam konteks ini tahap 2 ancaman hukuman 5 tahun,” paparnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejati Jatim, Sofian Selle menuturkan, MSAT disangkakan dengan pasal 285 KUHP Jo pasal 65 KUHP ancaman pidana 12 tahun atau Pasal 294 ayat 2 P2KP Jo pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun.

“Tentunya dengan adanya penyerahan ini kami tindak lanjuti dengan persidangan,” tuturnya Sofian Kasi Pidum Kejati Jatim.

Selain itu, Kajari Jombang Tengku Firdaus menuturkan, Persidangan terhadap MSAT ini akan dilakukan di Pengadilan Negeri Surabaya. Hal tersebut karena alasan keamanan dan kondusifitas peradilan yang akan dilalui MSAT.

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap Judol, 6 Tersangka Diamankan

16 Juli 2024 - 08:19 WIB

Bupati Wongsojudo Ajak Kadin Sumenep Berkolaborasi Tingkatkan Perekonomian Daerah

14 Juli 2024 - 22:47 WIB

PSHT Cabang Sampang Gelar Pengesahan Warga Baru Tingkat Satu Tahun 2024

14 Juli 2024 - 20:58 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Berhasil Amankan Pengedar Narkoba

13 Juli 2024 - 19:54 WIB

Eko Beni Widarman Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penganiayaan, Kini dalam Pemeriksaan

13 Juli 2024 - 07:47 WIB

Bupati Sumenep Dinobatkan Sebagai Pembina Koperasi Andalan 2024 dari Dekopin dan Kemenkop RI

13 Juli 2024 - 00:26 WIB

Trending di EKONOMI