Menu

Mode Gelap
Bupati Sumenep Tinjau Karduluk, Salurkan Bantuan Lanjutan untuk Korban Bencana Angin Kencang Dari Antrean Online hingga Rekam Medis Digital, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Permudah Akses Layanan Kepala Desa Bantarbolang dan Perangkat Gelar Jumat Bersih di Kantor Balai Desa Satlantas Polres Sumenep Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Masyarakat Momentum Hari Kanker Sedunia 2026, Direktur RSUD Sumenep Ajak Perhatikan Pola Hidup Sehat Tidak Abai Gejala Awal

KESEHATAN · 21 Mar 2023 22:00 WIB

Pemkab Sumenep Lakukan Pencanangan Bulan Deteksi Dini PTM di Kecamatan Talango


 Pemkab Sumenep Lakukan Pencanangan Bulan Deteksi Dini PTM di Kecamatan Talango Perbesar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) setempat melakukan Pencanangan Bulan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) di Pendopo Kecamatan Talango, Selasa (21/3 /2023).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi dengan didampingi di antaranya, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat untuk mendeteksi Penyakit Tidak Menular (PTM) untuk menurunkan kematian dini.

“Manakala, masyarakat melakukan deteksi dini penyakit tidak menular bisa melakukan pengobatan serta menghindari berbagai faktor risiko penyakitnya, sehingga hidup lebih produktif,” ajak Bupati Fauzi.

Bupati Sumenep lalu menerangkan, jika penyakit ini harus dilakukan pencegahannya melalui diri sendiri secara mandiri, di antaranya dengan cara menerapkan pola hidup sehat, seperti minum air putih 2 liter perhari, konsumsi sayur, aktivitas fisik minimal 30 menit perhari, dan tidak mengkonsumsi alkohol menit.

“Diharapkan, kegiatan deteksi dini PTM menjadi salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), untuk melakukan monitoring dan mengatasi kemungkinan faktor risiko penyakit tidak menular secara mandiri dan berkesinambungan,” papar Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah memperhatikan PTM dengan melakukan program pencegahan dan pengendaliannya, untuk menurunkan sepertiga kematian dini karena penyakit tidak menular.

“Data WHO 73 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh PTM, yaitu kurang lebih 1.400.000 kematian/tahun yang dipengaruhi oleh perubahan lingkungan, perilaku masyarakat, gaya hidup, transisi demografi, sosial ekonomi dan sosial budaya,” jelas Bupati Fauzi.

Bupati Sumenep berharap, karena itu,  dengan diadakannya deteksi penyakit dini tidak menular ini, menjadi salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), untuk melakukan pemantauan dan mengatasi beberapa faktor risiko yang mungkin secara mandiri dan berkesinambungan.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, memotivasi seluruh elemen dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular,” harap Bupati Fauzi.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono menambahkan, jika kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian bersama pemerintah daerah melalui instansinya, untuk melakukan deteksi dini Penyakit Tidak Menular.

“Sasaran pemeriksaan deteksi dini PTM sebanyak 90 ribu penduduk dari jumlah penduduk satu juta lebih di seluruh Puskesmas hingga desa, melalui Posbindu tanpa pungutan biaya sepeserpun,” jelas Agus. (*ji/ils/red)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Dari Antrean Online hingga Rekam Medis Digital, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Permudah Akses Layanan

6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Dari Antrean Online hingga Rekam Medis Digital, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Permudah Akses Layanan

Momentum Hari Kanker Sedunia 2026, Direktur RSUD Sumenep Ajak Perhatikan Pola Hidup Sehat Tidak Abai Gejala Awal

4 Februari 2026 - 16:31 WIB

Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Eliyanti, M.Kes

Wujud Perjuangkan Hak Kesehatan Masyarakat, Pemkab Sumenep Kembali Raih UHC Award 2026 Predikat Madya

28 Januari 2026 - 17:32 WIB

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Gizi sebagai Fondasi Ketahanan Bangsa di Hari Gizi Nasional 2026

26 Januari 2026 - 14:56 WIB

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes

Kabar Baik, Mulai 4 Oktober 2025 RSUD Sumenep Hadirkan Pelayanan Sub Spesialis Bedah Digestif

12 Januari 2026 - 12:06 WIB

dr. H. Syaiful Kamil, M.Kes, Sp.B, yang menangani Pelayanan Sub Spesialis Bedah Digestif yang dihadirkan RSUD Sumenep

Hasil Survei SuKMa-e Jatim, RSUD Moh Anwar Sumenep Berhasil Raih Angka Kepuasan Masyarakat Sebesar 90,20 Persen

10 Januari 2026 - 17:05 WIB

Hasil SuKMa-e Jatim, RSUD Moh Anwar Sumenep Berhasil Raih Angka Kepuasan Masyarakat Sebesar 90,20 Persen
Trending di KESEHATAN

Sorry. No data so far.