SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Uang APBD milyaran rupiah yang dialokasikan di Sekretariat DPRD Kabupaten yang kini dipimpin Sekwan Yanuar Yudha habis hanya untuk membiayai jalan-jalan yang diklaim Pendalaman Tugas DPRD.
Selaku Pengguna Anggaran, Sekwan Yanuar Yudha melalui anak buahnya yang disapa Herman menyebut, anggaran fantastis mencapai Rp1,6 lebih bernomenklatur Pendalaman Tugas DPRD di Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep hanya menyediakan untuk anggota dewan setiap partai politik.
“Itu bimtek, programnya anggota di setiap partai politik, itu kunjungan kerja tapi tidak seperti biasanya, itu panggilan dari DPP partai politik untuk anggota dewan atas rekomendasi dari BPSDM Kemendagri,” sebutnya kepada Jurnalis Indonesia di kantornya, Senin (24/8/26).
Herman juga menyebut, kenapa kelihatan besar anggaran bimtek itu karena selain ada perdin, biaya tiket dan biaya kontribusi. Biaya kontribusi per anggota dewan itu disebutkan dianggarkan 7 juta 500 ribu rupiah.
“Itu pun anggaran bimtek itu ada masih yang lebih tinggi dari itu, biaya kontribusinya dari partainya,” ungkapnya.
Herman bahkan dengan gamblang menyebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep hanya menyediakan anggarannya.
“Dan kita (Sekretariat DPRD) hanya menyediakan anggarannya saja. Anggaran digunakan kemana ya kita ngikuti saja, bukan dari kita yang merencanakan,” katanya.
Disinggung hasil yang diperoleh dari anggaran fantatis milyaran rupiah itu, Herman menyebut secara langsung ada pada setiap anggota.
“Hasilnya itu secara langsung di setiap anggota karena itu peningkatan skil, dan peningkatan macem-macem terkait tugas dan tanggung jawab anggota DPRD di daerah masing-masing. Kadang juga dijadikan sarana konsolidasi antar anggota DPRD di Kabupaten/Kota se Indonesia,” klaimnya.
Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran seraya melakukan konfirmasi lebih lanjut untuk sederet kegiatan yang melekat di Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep yang memakan anggaran fantatis. (ily)

Tidak ada Respon