SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Azwar Anas, memantau langsung proses pemberangkatan program mudik gratis angkutan laut gelombang kedua di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Kamis (12/3/2026).
Ratusan masyarakat kepulauan diberangkatkan dalam program tersebut untuk kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menggunakan Kapal Express Bahari menuju Kangean.
Program mudik gratis ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut. Program mudik gratis ini juga merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Kepala KSOP Kalianget Azwar Anas menegaskan bahwa pihaknya memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan sesuai prosedur keselamatan pelayaran.
“Kami melakukan pemantauan langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai standar keselamatan. Mulai dari verifikasi data penumpang, kesiapan kapal, hingga kelengkapan dokumen pelayaran harus benar-benar dipastikan sebelum kapal berangkat,” terang Azwar Anas.
Ia menambahkan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan laut, terutama pada masa arus mudik yang biasanya mengalami peningkatan jumlah penumpang.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang mudik melalui jalur laut dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” jelasnya.
Berdasarkan data KSOP Kalianget, dari total kuota 354 penumpang yang disediakan, sebanyak 241 orang berhasil diberangkatkan, sementara 113 calon penumpang tidak dapat mengikuti perjalanan karena data yang dimiliki tidak sesuai dengan identitas pada KTP.
Plt Kepala Disperkimhub Sumenep Achmad Dzulkarnain menegaskan calon penumpang yang hendak berangkat melalui verifikasi terlebih dahulu. Setiap penumpang harus terdata secara lengkap dan sesuai dengan identitas pada KTP. Proses verifikasi yang dilakukan secara ketat ini bertujuan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan terorganisasi dengan baik.
“Hal ini juga sebagai langkah antisipasi apabila terjadi sesuatu selama perjalanan laut. Yang kami utamakan adalah keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Selain Azwar Anas, prosesi pelepasan pemudik juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumenep, Abdul Majid, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bersama unsur TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya.


