PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Selametan Ruwatan sambut bulan suci ramadhan tahun ini dilaksanakan di Kelurahan Beji Pemalang, Senin (26/2/2024).
Adapun Selametan Ruwatan yang memiliki 2 kata yang digabungkan terdapat makna Selametan dari kata Bahasa Jawa yang berarti kegiatan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk meminta keselamatan. Sedangkan Ruwatan berasal dari kata Bahasa Jawa Ruwat ada tambahan-an yang berarti menerangkan bulan Rajab dalam Jawa Ruwah.
Selametan Ruwahan berarti kegiatan religius (keagamaan) yang dilakukan oleh masyarakat pada bulan Ruwah/Rajab berdoa meminta kepada Tuhan Maha Esa yakni Allah SWT supaya diberikan keselamatan.
Di Kelurahan Beji Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, masyarakat melakukan Selametan Ruwahan dari puluhan tahun silam sampai sekarang.
Seperti yang dilakukan pada tanggal 25 Februari 2024 di salah satu rumah warga di lingkungan RW 08 Sekerumunan warga yang memakai kostum khas muslimin (ciri khas kepala memakai kopiah, baju koko/lengan panjang dan memakai sarung) tengah melakukan berdoa bersama dipimpin oleh salah seorang ustad kondang dilingkungan tersebut.
Adalah ustad Bahrudin. Dalam ceramahnya menjelaskan arti Selametan Ruwahan dan mengajak semua masyarakat kaum muslimin dan muslimah supaya lebih mendekatkan diri dengan sang pencipta, sang kholik yakni Allah SWT.
“Dengan kebersihan hati, ketulusan hati kita menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dan InsyaAllah doa kita dikabulkan oleh Allah SWT,” tuturnya. (sus)

Tidak ada Respon