Skrol untuk membaca pos
Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Sumenep dan Wakilnya Fauzi-Imam, Catat Segudang Capaian Nyata di Berbagai Sektor
Example floating
Example floating
IMG-20251210-WA0009

BMKG Prediksi Cuaca Buruk, KSOP Kalianget Minta Operator Kapal Waspadai Cuaca Buruk 4–7 Maret 2026 Demi Keselamatan

Pada
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget mengeluarkan peringatan kewaspadaan terkait potensi cuaca buruk yang diperkirakan terjadi di perairan Kalianget dan sekitarnya pada 4 hingga 7 Maret 2026.

Peringatan tersebut merujuk pada prakiraan cuaca maritim yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya. Dalam laporan itu disebutkan adanya potensi peningkatan tinggi gelombang serta kecepatan angin yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.

IMG-20260410-WA0003

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kondisi perairan yang biasanya relatif aman berisiko menjadi kurang bersahabat selama periode tersebut. Oleh karena itu, seluruh pemilik kapal, operator, serta nakhoda diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau agar kapal, khususnya kapal tradisional seperti perahu nelayan, tongkang, dan kapal berbahan fiberglass, lebih berhati-hati menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, salah satu langkah antisipasi yang disarankan adalah menunda keberangkatan hingga kondisi cuaca dinilai aman. Selain itu, pelaku pelayaran juga diminta secara rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan setidaknya dua jam sebelum bertolak dan selama pelayaran berlangsung.

Apabila di tengah perjalanan cuaca memburuk, nakhoda diminta segera melapor kepada syahbandar terdekat serta berkoordinasi dengan kapal lain di sekitar lokasi guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Azwar Anas menambahkan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran. Ia berharap seluruh pihak mematuhi imbauan tersebut demi mencegah terjadinya kecelakaan di laut.

“Mematuhi regulasi pelayaran merupakan bagian dari upaya bersama menjaga keselamatan. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk disiplin terhadap peringatan ini,” tutupnya.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

BPBD Sumenep Gelar Halalbihalal

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka memperkuat tali...

Gerakan Rabu Tanpa BBM di Sumenep, Bupati Cak Fauzi dan Wakilnya Beri Contoh Gunakan Becak

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Kebijakan Baru Bupati Sumenep: WFH dan Hari Bebas BBM Mulai Diberlakukan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi...

Bupati Sumenep Lantik Staf Ahli dan Kepala BRIDA, Perkuat Kinerja Pemerintahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan...

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa...

Disaksikan Bupati, Ketua PKDI Apresiasi Direktur RSUD Sumenep dr Erliyati atas Pelayanan Responsif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ketua Persaudaraan Kepala Desa...

IMG-20260410-WA0003
IMG-20260320-WA0006