PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

DPMD Sumenep Gandeng Fakultas Ekonomi UTM Beri Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes

Pada
Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf saat memberikan pemaparan pada pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan BUMDes dengan "optimalisasi laporan keuangan berbasis excel dan aplikasi" yang berlangsung di Aula Kantor DPMD setempat
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang dipimpin Anwar Syahroni Yusuf menggandeng Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memberikan Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes.

Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes dengan “Optimalisasi Laporan Keuangan Berbasis Excel dan Aplikasi” berlangsung, Kamis (10/10/2024), di Aula kantor DPMD setempat, Kamis (10/10/2024).

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf mengharapkan melalui Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes dengan “Optimalisasi Laporan Keuangan Berbasis Excel dan Aplikasi” yang dilakukan dapat membantu para pengelola BUMDes dalam mengoptimalkan laporan keuangan sebagaimana yang diharapkan.

Agar ke depan, BUMDes di Kabupaten Sumenep tidak hanya dapat mengembangkan usahanya, namun juga dalam pelaporan keuangan bisa memenuhi standar yang ada.

“Di samping kami fokus pada pendampingan untuk penganggaran dana desa khususnya memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan BUMDes di masing-masing desa, juga diperlukan pengetahuan terkait pelaporan keuangan,” terang Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

Melalui pelatihan ini juga Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf mengharapkan berdampak kemajuan pada BUMDes di masing-masing desa.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerja Sama Desa (PUEKD) Fadholi, menambahkan, agar pelatihan yang diikuti sebanyak 50 BUMDes itu berdampak memberikan peningkatan kapasitas personal atau bendahara BUMDes selaku penanggung jawab pelaporan keuangan.

“Sebab, hampir 90 persen BUMDes khususnya di Kabupaten Sumenep, pelaporan administrasi keuangannya sifatnya masih manual, bahkan ada yang masih dalam bentuk lembaran-lembaran,” kata Fadholi.

Untuk itu melalui pelatihan ini yang menghadirkan penyaji dari UTM tersebut Fadholi mengharapkan, sejumlah pengelola BUMDes administrasinya lebih baik lagi sesuai dengan amanah dalam PP, Permendes hingga Perbup berkaitan dengan pelaporan keuangan dan administrasi BUMDes.

“Seperti laporan enam bulan sekali dan laporan setiap tahun yang disampaikan pada Musdes. Sehingga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dari pengelolaan dana yang dikelola BUMDes,” harap Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerja Sama Desa (PUEKD) DPMD Kabupaten Sumenep.

Bacaan Lainnya

Antusiasme Warga Tinggi dan Disetujui Bupati, Bapenda Sumenep Perpanjang Masa Diskon Pajak hingga Desember 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabar baik bagi masyarakat...

Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Dinas Perikanan Sumenep Gelar Pelatihan di Malang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bertahun-tahun Dijanjikan, Jalan Alternatif Samarinda–Berau via Tunggal Bumi Tak Kunjung Dibangun

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Rencana pembangunan jalan alternatif...

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Raih Prestasi Nasional Anugerah Cita Negeri 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Proyek Jalan Rp8,6 Miliar di Segah Dipertanyakan, PPK Tak Merespons dan Kepala DPUPR Sulit Ditemui

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Transparansi penggunaan anggaran publik...

Konfirmasi Proyek Jalan Rp8,6 Miliar di Segah, Kabid Junaedi Sebut Nama PPK Eko

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *