PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Gubernur Khofifah Pilih Buat Status Pencitraan Ketimbang Tanggapi Kondisi Jalan Pelabuhan Masalembu yang Rusak Mengancam Nyawa

Pada
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah dan Jalan Pelabuhan Masalembu yang Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun Mengancam Nyawa
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah dan Jalan Pelabuhan Masalembu yang Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun Mengancam Nyawa
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gubernur Khofifah lebih memilih membuat status pencitraan dirinya di media sosial WhatsApp ketimbang menanggapi kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun yang mengancam nyawa, Senin (16/3/2026) malam.

Sebagaimana dilihat Jurnalis Indonesia, Gubernur Khofifah lebih memilih membagikan pemberitaan seremonial dirinya di beberapa media. Di antaranya terkait jadwal pelaksanaan open house saat lebaran 2026 hingga menggelar pasar murah.

IMG-20260926-WA0006

Sementara konfirmasi Jurnalis Indonesia, terkait kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim yang hingga kini dibiarkan rusak parah mengancam nyawa masyarakat di kepulauan itu enggan ditanggapi.

Sebelumnya diberitakan Jurnalis Indonesia, kondisi jalan Pelabuhan Masalembu, Kabupaten Sumenep, yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengancam nyawa masyarakat pengguna jalan lantaran dibiarkan rusak parah bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Pantauan Jurnalis Indonesia, sepanjang jalan Pelabuhan Masalembu sudah tidak layak dilewati dan rusak parah. Bergelombang dan dipenuhi genangan air saat hujan turun.

Menurut warga setempat, kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kini sudah tidak aman dan mengancam nyawa keselamatan masyarakat pengguna jalan. Padahal keberadaan jalan Pelabuhan Masalembu merupakan akses utama bagi masyarakat di kepulauan itu untuk menuju pelabuhan serta mendukung aktivitas ekonomi warga.

“Lihat saja kondisi jalan Pelabuhan Masalembu ini mengenaskan bukan. Dan kondisi jalan Pelabuhan Masalembu ini tidak layak dilewati. Tapi apalah daya, karena menjadi satu-satunya akses jalan menuju Pelabuhan mau tidak mau harus lewat disini meskipun keberadaannya sangat mengancam nyawa keselamatan masyarakat yang lewat,” ungkap Lia kepada Jurnalis Indonesia seraya menunjukkan kondisi sepanjang jalan Pelabuhan Masalembu yang mengenaskan.

Sementara teman Lia yang kebetulan liburan ke Pulau Masalembu asal Kecamatan Daratan di Kabupaten Sumenep mengaku miris dengan kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak parah mengancam nyawa keselamatan masyarakat di kepulauan yang terdiri dari empat desa itu.

“Jalan Pelabuhan Masalembu ini benar-benar mengenaskan kondisinya. Kondisi jalan Pelabuhan Masalembu ini sudah tidak layak dilewati, dan konon sudah banyak memakan korban orang jatuh kenapa masih dibiarkan seperti ini,” tanyanya menyindir. (ily)

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Cak Fauzi Peduli Warganya, Turun Langsung Distribusikan Bantuan Air Bersih di Langsar Laok

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kemarau panjang mulai berdampak...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Kepelabuhanan bagi Nelayan di Tanjung Saronggi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia dan Berteknologi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nilai persatuan dan semangat...

Bupati Sumenep Cak Fauzi Dukung Rangkaian Hari Santri 2026, Dorong Semangat Santri Terus Diwariskan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rangkaian peringatan Hari Santri...

Camat Pragaan Ajak Jadikan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai Momentum Memperkuat Persatuan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *