Gubernur Khofifah Tak Becus Urus Jalan Pelabuhan Masalembu Kewenangan Pemprov Jatim yang Mengancam Nyawa

Pada
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah saat pamer durian dan kondisi memprihatinkan jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah saat pamer durian dan kondisi memprihatinkan jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gubernur Khofifah Indar Parawansa tak becus dalam mengurus jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), Selasa (17/3/2026).

Orang nomor satu di Jawa Timur itu seakan masa bodoh terhadap kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang rusak bertahun-tahun kendati mengancam nyawa keselamatan masyarakat di kepulauan yang terdiri dari empat desa tersebut.

Celakanya lagi, Gubernur perempuan yang miskin prestasi itu hanya lebih memilih membuat status pencitraan dirinya di media sosial WhatsApp ketimbang menanggapi kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun yang mengancam nyawa keselamatan masyarakat setempat.

Sebagaimana dilihat Jurnalis Indonesia, Gubernur Khofifah lebih memilih membagikan pemberitaan seremonial dirinya di beberapa media. Di antaranya terkait jadwal pelaksanaan open house saat lebaran 2026 hingga menggelar pasar murah.

Sementara konfirmasi Jurnalis Indonesia, terkait kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim yang hingga kini dibiarkan rusak parah mengancam nyawa masyarakat di kepulauan itu enggan ditanggapi.

Warga Masalembu pun mengganggap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seakan tidak peduli terhadap masalah yang dihadapi oleh warganya di kepulauan itu.

“Kalau Gubernur Khofifah peduli tentu jalan Pelabuhan Masalembu itu tidak akan dibiarkan rusak bertahun-tahun dan mengancam nyawa keselamatan warga di kepulauan itu. Apalagi Pelabuhan Masalembu itu jadi kewenangan Pemprov Jatim,” sebut Lia biasa disapa.

Sebelumnya diberitakan Jurnalis Indonesia, kondisi jalan Pelabuhan Masalembu, Kabupaten Sumenep, yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengancam nyawa masyarakat pengguna jalan lantaran dibiarkan rusak parah bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Pantauan Jurnalis Indonesia, sepanjang jalan Pelabuhan Masalembu sudah tidak layak dilewati dan rusak parah. Bergelombang dan dipenuhi genangan air saat hujan turun.

Menurut warga setempat, kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kini sudah tidak aman dan mengancam nyawa keselamatan masyarakat pengguna jalan. Padahal keberadaan jalan Pelabuhan Masalembu merupakan akses utama bagi masyarakat di kepulauan itu untuk menuju pelabuhan serta mendukung aktivitas ekonomi warga.

Sementara hingga kini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa masih memilih diam enggan memberikan tanggapan dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut. (ily)

Bacaan Lainnya

Baznas Sumenep Hadir di Kepulauan, Dua Warga Pagerungan Kecil Terima Bantuan RTLH

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui...

Sinergi Pemdes dan BAZNAS Sumenep Diperkuat untuk Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Desa Padangdangan, Kecamatan...

Bupati Sumenep Cak Fauzi Lantik 25 Pejabat Administrator, Dorong Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembaruan susunan pejabat administrator...

Reses III Ahmad Juhairi di Masalembu: Aspirasi Warga Didominasi Infrastruktur, Listrik hingga Pemberantasan Narkoba

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan Reses III Anggota...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *