SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Menyusul terbitnya Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menggelar rapat koordinasi guna mempersiapkan layanan angkutan laut selama periode Lebaran, Kamis (5/3/2026).
Rapat yang dipimpin Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan terkait. Pertemuan ini bertujuan memastikan operasional angkutan laut saat arus mudik dan arus balik berlangsung aman, tertib, lancar, serta mengutamakan keselamatan penumpang.
Dalam arahannya, Azwar Anas menyampaikan bahwa momentum Lebaran identik dengan peningkatan jumlah penumpang secara signifikan, terutama untuk rute menuju wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep.
Oleh sebab itu, seluruh unsur diminta memaksimalkan kesiapan, mulai dari kelaikan kapal, kesiapan kru, sarana dan prasarana pelabuhan, hingga pengaturan arus penumpang di terminal.
“Kami berharap seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama, tanpa mengesampingkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur TNI dan Polri, Dinas Perhubungan, operator kapal, instansi kesehatan, Basarnas, serta perwakilan pemerintah daerah. Setiap instansi memaparkan kesiapan teknis sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi kendala, termasuk kondisi cuaca dan kemungkinan lonjakan penumpang.
Pengawasan terhadap kapasitas angkut kapal juga menjadi perhatian utama. Hal ini dilakukan untuk mencegah kelebihan muatan serta memastikan seluruh dokumen dan sertifikat keselamatan kapal masih berlaku dan sesuai regulasi.
“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pelayanan angkutan laut di Pelabuhan Kalianget selama periode Lebaran 2026 dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik merasa aman dan nyaman,” harapnya.


