PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Perjudian toto gelap (togel) kembali marak di wilayah Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, Senin (12/2/2024).
Sebelumnya praktik judi togel di wilayah tersebut sempat tutup karena ramai media memberitakan dan sempat viral di sosial media.
Tidak diketahui apa alasan judi tersebut kini mulai ramai kembali ditengah – tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Pemalang. Yang memunculkan spekulasi masyarakat kenapa saat ini bisa ramai kembali dan belum ada tindakan untuk ditutup. Kalau ditutup pasti selesai.
Berdasarkan penelusuran tim awak media pada Minggu (11/2/2024) terdeteksi bahwa judi togel terdapat di beberapa titik di wilayah kecamatan Petarukan (Desa Pegundan, Desa Kalirandu) Kecamatan Ampelgading, Comal, Bodeh dan lainya sudah mulai marak kembali.
Salah seorang warga bersama tim awak media saat diwawancarai mengaku bahwa judi togel sudah cukup lama ada di wilayah tersebut.
“Kalau disini mas, sudah marak judi togel sudah lama. Bahkan, judi togel terkesan bukan barang aneh lagi di masyarakat,” ungkapnya.
“Ya sebetulnya kami sangat menyayangkan judi togel masih terjadi di tengah masyarakat,” keluhnya.
Sementara salah satu tim dari awak media, RK mengaku mendapat intimidasi oleh seseorang yang tak dikenal melalui sambungan telepon setelah mengambil gambar di salah satu kios yang menjual kupon togel.
Kini, RK mengaku butuh bantuan bilamana terjadi hal – hal yang tidak baik terhadap dirinya karena akan menayangkan berita terkait judi togel, lantas RK mengadukan kekhawatirannya kepada rekan – rekan media yang lain (Satu Wadah Organisasi Pers).
“Bung, ini penting. Tadi saat saya ambil gambar kegiatan judi togel disalah satu kios, saya langsung di telpon oleh seseorang. Pada intinya dia (si penelpon) meminta agar tidak memberitakan terkait judi togel,” ungkap RK.
“Tolong ya bung, kalau ada apa – apa kita bareng – bareng hadapi,” pintanya.
Diberitakan sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah meminta aparat penegak hukum tegas berantas praktik toto gelap di Pemalang.
Ketua MUI Pemalang Drs KH Saifullah Ahmad mengatakan, praktik perjudian togel di Pemalang bertolak belakang dengan visi misi Bupati Pemalang, yaitu Pemalang yang Agamis.
“Kami juga prihatin dengan maraknya toto gelap itu,” kata Saifullah Ahmad melalui sambungan telepon, Rabu (15/11/2023).
Untuk memberantas praktik tersebut, pihaknya meminta instansi terkait untuk bertindak tegas. MUI Pemalang juga mengajak masyarakat untuk menjauhi judi karena hukumnya haram.
“MUI meningkatkan dakwahnya ke masyarakat melalui forum atau media, seperti khutbah Jumat dan sebagainya,” ucapnya.
Bupati Pemalang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pemalang turut angkat suara terkait praktik toto gelap di wilayah Pemalang yang kian berkembang, bahkan kian terang-terangan di muka umum.
Ketua PDM Pemalang Sapto Suhendro mengatakan, dalam memberangus praktik toto gelap di Pemalang dibutuhkan kerjasama Pemerintah, TNI, Polri dan organisasi masyarakat.
Sapto menuturkan, meski telah dilakukan razia lokasi toto gelap di beberapa tempat tidak membuat praktik tersebut hilang.
“Karena yang di razia ternyata bukan sumbernya, akan tetapi yang di berantas itu yang hilir, maka akhirnya muncul lagi dan muncul lagi,” kata Sapto Suhendro saat dihubungi awak media.
Sapto menyebut, pelaku perjudian bukan hanya menyentuh di kalangan orang dewasa saja, tetapi juga merambah ke kalangan pelajar.
“Ini yang membuat kita miris, anak – anak sekarang khususnya SLTA sudah mulai mengenal taruhan. Ini yang kita prihatinkan,” ujarnya.
Bupati Mansur Hidayat mengecam dan meminta jajaran aparat kepolisian untuk segera berantas praktik perjudian togel yang menjamur di Kota Ikhlas tersebut.
“Itu kan perbuatan yang tidak baik, segera di berantas di Pemalang,” tegas Bupati Mansur, usai membuka acara Pembinaan dan Pengawasan Ormas menjelang Pemilu 2024 di Gedung Sasana Bakti Praja. (dar)

Tidak ada Respon