Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Pelayanan Bank Sampang Dianggap Lelet, Beberapa Kades Mengeluh Dana Desa Tak Kunjung Cair

Pada
Pelayanan Bank Sampang Dianggap Lelet, Beberapa Kades Mengeluh Dana Desa Tak Kunjung Cair
A-AA+A++

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Beberapa kepala desa di Pantura Sampang mengeluh akibat leletnya pelayanan Bank Sampang.

Keluhan tersebut bermunculan karena leletnya pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2024 oleh Bank Sampang terhadap desa-desa yang sudah menerima transferan uang dari Bank Jatim.

IMG-20260617-WA0002

Salah satu aparatur desa yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa Bank Sampang sangat lelet uangnya selalu habis.

“Pelayanan Bank Sampang lelet banget, sudah beberapa hari uang dari Bank Jatim ditransfer ke Bank Sampang. Namun, hingga saat ini tidak kunjung cair,” kata salah satu perangkat desa, Kamis (04/04/2024).

Dia juga mengungkapkan bahwa untuk mengambil dana desa di Bank Sampang harus janjian terlebih dahulu.

“Dari dulu memang lelet. Kalau mau ambil dana desa harus janjian terlebih dahulu, jadi uang itu tidak standby di Bank Sampang,” ujarnya.

Salah satu kades juga menceritakan bahwa untuk pencairan dana desa bulan ramadan ini. Infonya perdesa hanya mendapatkan kuota 100 juta.

“Infonya sih mas per-desa hanya mendapatkan kuota dana sebesar 100 juta. Karena uang di Bank Sampang tidak cukup, jadi untuk mensiasati agar desa lain mendapatkan semua dana. Harus dengan cara seperti itu,” sebutnya.

Sementara itu Direktur Utama Bank Sampang, Syaifullah Asyik menepis tudingan itu. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah membuat kebijakan hanya cair 100 juta per-desa.

“Masalah yang 100 juta per-desa itu tidak benar, saya tidak pernah buat kebijakan seperti itu,” sebutnya melalui pesan WhatsApp.

Ia juga menjelaskan bahwa akar permasalahannya ialah pencairan dari Bank Jatim sangat mepet lebaran.

“Masalahnya pencairan dari Bank Jatim mepet sekali waktunya mas, besok sudah Jumat. Hari terakhir kerja sebelum libur lebaran,” jelasnya.

Syaifullah Asyik pun menegaskan jika ada desa yang baru ditransfer besok Jum at 5 April 2024 oleh Bank Jatim. Dia pastikan tidak akan cair, maka harus menunggu tanggal 16 April 2024 Bank Sampang akan beroperasional kembali.

“Cuma mohon dimengerti, kalau pencairan dari Bank Jatim besok atau sore. Jelas saya gak bisa mencairkan ke desa hari yang sama. Saya prioritaskan desa yang cair hari sebelumnya,” tegasnya. (sid)

Bacaan Lainnya

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Pemprov NTB Tertarik Pelajari Inovasi Tata Kelola Pemerintahan di Kabupaten Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima...

Semarak Tahun Baru Islam 1448 H/2026, Pemkab Sumenep Gaungkan Semangat Hijrah Melalui Doa Bersama-Pawai Obor

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Kampung Semarak DRT Jadi Magnet Warga Sumenep, Wadah Ekonomi UMKM hingga Aksi Sosial

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lapangan Manding Laok, Kecamatan...

Kepala KSOP Kalianget Apresiasi Diklat Pemberdayaan Masyarakat Poltekpel Surabaya di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya...

Ponpes Hidayatut Thalibin Rayakan Harlah Ke-57, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Berintegritas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pondok Pesantren Hidayatut Thalibin...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *