PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pererat tali silaturahmi seusai Hari Raya Idul Fitri 1445 H, keluarga besar Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang menggelar acara Halal Bihalal, di Halaman Kantor Pusat Perumda Tirta Mulia, Senin (29/5/2024)..
Hadir pada kegiatan tersebut Sekda mewakil Bupati Pemalang yang berhalangan hadir, seluruh keluarga besar jajaran direksi dan pegawai Perumda Tirta Mulia, serta para tamu undangan, turut hadir mengisi acara tausiyah KH. Gus Imron Khodori.
Dalam kesempatan sambutanya, H. Slamet Efendi SE., Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang menyampaikan beberapa capaian hasil kinerja terkait kebutuhan air baku di wilayah Kecamatan Pulosari. Menurutnya hal tersebut sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menjawab keluhan dari masyarakat.
“Insya Allah pada tahun ini, kekurangan air bersih di Pulosari dapat teratasi, tentu capaian ini berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak, termasuk dengan masyarakat Sodong Basari,” kata Slamet Efendi.
“Tanpa air bersih kita akan kesulitan dan tentunya indikatornya adalah kesejahteraan masyarakat masih kurang,” imbuhnya.
Dalam pantauan awak media, pada kesempatan tersebut, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang juga menyerahkan bantuan (CSR) kepada Pemerintah Desa Sodong Basari yang nantinya akan digunakan untuk membangun akses jalan menuju sumber mata air yang ada di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah pada kesempatan Halal Bihalal Keluarga Besar Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, kami juga menyerahkan CSR secara simbolis CSR tersebut diserahkan oleh Sekda Pemalang kepada Pj. Kades Sodong Basari Suwarno,” ujarnya.
“Bantuan tersebut rencananya untuk peningkatan kualitas jalan di Obyek Wisata (Rintisan) Telaga Biru yang terletak di Desa Sodong Basari,” ungkap Slamet Efendi.
Sambutan dari Sekda Kabupaten Pemalang Heriyanto menyikapi tentang makna Halal Bihalal menurutnya bahwa halal bihalal itu hanya ada di Indonesia.
“Budaya silahturahmi yang baik tentunya perlu dilestarikan agar hal ini jangan sampau punah, sementara di negara negara lain belum tentu ada acara seperti ini, maka patut kita sebagai orang Indonesia melestarikan budaya silahturahmi yang baik ini,” pungkasnya. (dar)

Tidak ada Respon