SIDOARJO (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Masyarakat (Ormas) Pro Jokowi (ProJo) Kabupaten Sampang, melakukan audensi ke dinas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN Jatim Bali). Tepatnya di Sitrom VIII BBPJN Jatim – Bali, Jalan Raya Gedung Rejo, No 20, Waru Sidoarjo, Jawa Timur. Selasa, (30/04/2024).
Kedatangan ormas besutan Presiden Jokowi tersebut, meminta BBPJN Jatim Bali mengawasi dengan benar proses perbaikan jalan Kedungdung Bringkoning dan juga Tambelangan Banyuates.
“Satker dan PPK harus mengawasi dengan benar proses perbaikan jalan Kedungdung Bringkoning dan juga Tambelangan Banyuates. Supaya tepat mutu, tepat waktu, dan juga tepat biaya,” kata Hanafi, Sekretaris Ormas ProJo Sampang.
Ia juga meminta kepada BBPJN tidak cawe-cawe dalam proses lelang yang saat ini ditangani oleh BP2JK Jawa Timur.
“BBPJN Jatim Bali jangan sampai cawe-cawe proses lelang yang saat ini menjadi tanggung jawab BP2JK Jatim, dalam artian jangan mengarahkan pemenang ke Penyedia Jasa tertentu,” terang Hanafi.
Hanafi pun juga menambahkan BBPJN Jatim Bali harus bersih dari Kolusi, Korupsi, Nepotisme (KKN).
“BBPJN Jatim Bali harus bersih dari KKN, soalnya tersiar kabar disinyalir Satker meminta kompensasi terhadap Penyedia Jasa yang meminta tanda tangan Surat Penunjukan Penyedia Barang Jasa,” tambah Hanafi.
Sementara itu Imade Gede Wardana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 3.4) mengatakan akan terus mengawasi jalan roses perbaikan jalan Kedungdung Bringkoning dan juga Tambelangan Banyuates.
“Kita awasi dengan benar, sehingga jalan tersebut tepat mutu, tepat waktu dan juga tepat biaya,” kata Dede sapaan akrabnya.
Dede juga menjelaskan tidak akan pernah cawe-cawe dalam proses lelang yang saat ini berada di lingkup BP2JK Jawa Timur.
“Kami tidak akan pernah cawe-cawe dalam proses lelang, kami mohon dukungannya. Intinya tidak akan pernah cawe-cawe. Meskipun bukan kontraktor lokal yang jadi pemenang. Ayo kita terima, karena ini adalah proses lelang nasional,” ujarnya.
Terakhir Gede menegaskan akan segera melakukan sosialisasi ke bawah perihal pembangunan jalan Kedungdung Bringkoning dan juga Tambelangan Banyuates.
“Nanti kita akan menggelar sosialisasi ke bawah dan akan menggandeng dinas PUPR Sampang semua masyarakat tempatan akan diundang,” tegasnya.
Perlu diketahui audensi Ormas Projo Sampang dihadiri oleh Sat Intelkam Polresta Sidoarjo di rungan pelayanan terpadu dan informasi publik BBPJN Jatim Bali.
Ormas ProJo Sampang juga akan segera menyurati BP2JK Jatim. Meminta agar selektif dan mengawasi dengan benar proses lelang jalan Kedungdung Bringkoning dan Tambelangan Banyuates, sehingga Penyedia Jasa yang bermasalah tidak dijadikan pemenang lelang. (sid)

Tidak ada Respon