PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Sapi Andalan Pamekasan Milik Haji Rosi Jadi Jawara Kerapan Sapi di Ajang Bergengsi Kapolres Sumenep Cup 2025

Pada
KOMPAK. Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bersama timnya berpose dengan piala juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep
KOMPAK. Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bersama timnya berpose dengan piala juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sapi andalan Pamekasan milik Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bernama “Tak Mau Dimadu” berhasil menjuarai sebagai juara pertama Kerapan Sapi di ajang bergengsi Kapolres Sumenep Cup 2025, yang digelar meriah di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep, Minggu (13/12/2025).

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh DRT The Big Family ini memperingati Hari Ulang Tahun Do’a Reng Toah (DRT) sekaligus bertujuan melestarikan budaya lokal Madura. Ajang ini diikuti 64 peserta dari empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, dan Sampang.

Di babak final, tiga sapi terbaik bersaing ketat. Dua finalis berasal dari Bangkalan milik H. Tohir dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, sementara satu sapi dari Pamekasan, “Tak Mau Dimadu 99”, tampil konsisten sejak babak penyisihan. Setelah penilaian ketat juri, sapi milik Haji Fathor Rosi unggul dan meraih juara pertama.

Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi mengaku bangga. Kemenangan sapi andalannya baginya bukan hanya tentang keberhasilan sapi di arena, tetapi juga merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Kami merawat sapi ini dengan penuh perhatian, mulai dari pola makan, latihan ketahanan, hingga perhatian kesehatan harian. Setiap detail sangat menentukan performa di arena,” terang Haji Rosi.

Haji Rosi juga mengaku, ajang bergengsi itu juga bagian penting sebagai upaya merawat budaya Madura.

“Kapan sapi mengajarkan banyak nilai kepada kami, bukan hanya soal kecepatan atau lomba semata. Ini tentang kerja sama tim, disiplin, kesabaran, dan menghormati tradisi. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk tim, keluarga, dan seluruh masyarakat yang mencintai budaya Madura. Semoga ajang seperti Kapolres Sumenep Cup terus menjadi wadah pembelajaran dan pelestarian budaya bagi generasi muda,” jelasnya.

Kemenangan sapi andalan “Tak Mau Dimadu 99” juga menjadi motivasi bagi Haji Rosi dan timnya untuk terus berpartisipasi dalam berbagai lomba kerapan sapi, sekaligus menginspirasi generasi muda agar menghargai warisan budaya Madura dan menumbuhkan semangat sportivitas.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Rezim Gemoy, Reshuffle Jilid V: Konsolidasi Kekuasaan atau Strategi Bertahan

Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur...

BarokahNet Jadi Tuan Rumah, APJII Jatim Dorong Kolaborasi Digital di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana hangat dan penuh...

Ribuan Disabilitas Terima Santunan dalam Halal Bihalal BIP di Bakorwil Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Yayasan Bani Insan Peduli...

Baznas Sumenep Terdepan Jalankan Misi Kemanusiaan: Fasilitasi Pemulangan Dua Jenazah Warga Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Amil Zakat Nasional...

Warga RT 03 RW 07 Perumahan Bumi Sumekar Asri Gelar Halal Bihalal: Perkuat Silaturahmi dan Tegaskan Lingkungan Damai

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana hangat dan penuh...

Kuasa Hukum Penggugat Bambang Hermanto Nilai Kesaksian Saksi Tergugat Tak Sesuai Fakta

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sidang sengketa tanah bersertifikat...

IMG-20260320-WA0006