PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Sapi Andalan Pamekasan Milik Haji Rosi Jadi Jawara Kerapan Sapi di Ajang Bergengsi Kapolres Sumenep Cup 2025

Pada
KOMPAK. Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bersama timnya berpose dengan piala juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep
KOMPAK. Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bersama timnya berpose dengan piala juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sapi andalan Pamekasan milik Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bernama “Tak Mau Dimadu” berhasil menjuarai sebagai juara pertama Kerapan Sapi di ajang bergengsi Kapolres Sumenep Cup 2025, yang digelar meriah di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep, Minggu (13/12/2025).

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh DRT The Big Family ini memperingati Hari Ulang Tahun Do’a Reng Toah (DRT) sekaligus bertujuan melestarikan budaya lokal Madura. Ajang ini diikuti 64 peserta dari empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, dan Sampang.

IMG-20260617-WA0002

Di babak final, tiga sapi terbaik bersaing ketat. Dua finalis berasal dari Bangkalan milik H. Tohir dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, sementara satu sapi dari Pamekasan, “Tak Mau Dimadu 99”, tampil konsisten sejak babak penyisihan. Setelah penilaian ketat juri, sapi milik Haji Fathor Rosi unggul dan meraih juara pertama.

Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi mengaku bangga. Kemenangan sapi andalannya baginya bukan hanya tentang keberhasilan sapi di arena, tetapi juga merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Kami merawat sapi ini dengan penuh perhatian, mulai dari pola makan, latihan ketahanan, hingga perhatian kesehatan harian. Setiap detail sangat menentukan performa di arena,” terang Haji Rosi.

Haji Rosi juga mengaku, ajang bergengsi itu juga bagian penting sebagai upaya merawat budaya Madura.

“Kapan sapi mengajarkan banyak nilai kepada kami, bukan hanya soal kecepatan atau lomba semata. Ini tentang kerja sama tim, disiplin, kesabaran, dan menghormati tradisi. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk tim, keluarga, dan seluruh masyarakat yang mencintai budaya Madura. Semoga ajang seperti Kapolres Sumenep Cup terus menjadi wadah pembelajaran dan pelestarian budaya bagi generasi muda,” jelasnya.

Kemenangan sapi andalan “Tak Mau Dimadu 99” juga menjadi motivasi bagi Haji Rosi dan timnya untuk terus berpartisipasi dalam berbagai lomba kerapan sapi, sekaligus menginspirasi generasi muda agar menghargai warisan budaya Madura dan menumbuhkan semangat sportivitas.

Bacaan Lainnya

SMAN 1 Masalembu Juara I Lomba Antikorupsi, Siap Wakili Sumenep ke Tingkat Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Gerakan Pramuka Perbanyak Aksi Nyata

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH...

Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pemuda 22 Tahun Ditahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Gapoktan Karya Utama Desa Batuputih Daya Aktif Gelar Pertemuan Rutin, Kini Bahas Perubahan Kebijakan Pupuk Bersubsidi yang Berlaku September 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)...

Kadisdik Sumenep Ajak Guru dan Siswa Perkuat Budaya Literasi di Momentum HUT ke-81 RI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *