PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Bangun Sambung Roso, Kades Rejowinangun Hidupkan Kembali Semangat Guyub dan Evaluasi Bersama Warga

Pada
A-AA+A++

BLITAR (JURNALIS INDONESIA) – Di tengah kuatnya tuntutan pelayanan publik, Pemerintah Desa Desa Rejowinangun memilih menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan Sambung Roso. Program ini menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warga hingga tingkat RT serta lingkungan.

Kepala Desa Bhagas Wigasto mengatakan, kegiatan tersebut lahir dari keinginan untuk mengembalikan nilai kebersamaan yang mulai memudar di tengah fokus pelayanan pemerintahan.

IMG-20260617-WA0002

Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya melalui pelayanan administrasi, tetapi juga perlu diperkuat dengan hubungan sosial yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

“Tujuan utamanya adalah menyamakan persepsi berpikir antara pemerintah desa dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan. Kalau dalam filosofi Jawa, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” ujarnya.

Bagas menilai, saat ini banyak pemerintah desa lebih terpusat pada pelayanan kepada masyarakat, sementara ruang untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dua arah perlahan mulai terlupakan. Karena itu, kegiatan Sambung Roso dihadirkan sebagai wadah untuk kembali membangun rasa memiliki dan kebersamaan.

Mengusung nilai kearifan lokal Jawa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mulat saliro lan hangrasa wani,sebuah proses introspeksi diri dan keberanian melakukan evaluasi bersama.
Dalam forum tersebut, pemerintah desa dan masyarakat sama-sama diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, melakukan evaluasi, serta mencari titik keseimbangan demi menciptakan kehidupan sosial yang lebih tertata.

“Pemerintah evaluasi, masyarakat juga evaluasi. Dari situ diharapkan tercipta keseimbangan sehingga sambung rosone masyarakat dengan pemerintah desa tetap terjaga,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Rejowinangun berharap budaya guyub, gotong royong, dan rasa saling memiliki dapat terus tumbuh sehingga pembangunan desa tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga terasa dalam kuatnya hubungan sosial antarwarga dan pemerintah desa. (via)

Bacaan Lainnya

JSI Apresiasi Capaian Kinerja Bupati Fauzi atas Penguatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerataan pembangunan antara wilayah...

Kadiskominfo Sumenep Tekankan Keterbukaan dan Kekompakan dalam Pelayanan Publik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Komunikasi dan...

Diskominfo Sumenep Peringati Maulid Nabi, Kadis Indra: Jabatan Adalah Amanah, Jalankan Tugas dengan Ikhlas dan Sabar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Wabup Imam Hasyim Lantik 28 Pejabat Pemkab Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Sekcam Ainul Yakin Resmi Jadi Camat Masalembu, Siap Lanjutkan Penguatan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan...

Achmad Auzai Rahman Resmi Jadi Camat Pragaan, Bawa Pengalaman dari Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *