SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak para kepala desa (Kades) di wilayahnya kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran saat Bihalal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) setempat di Myze Hotel, Selasa (7/4/2026). Dalam momentum Halal Bihalal dihadiri ratusan kepala desa se-Kabupaten Sumenep.
Turut hadir para Forkopimda, Pimpinan OPD, Bank BPRS, Bank Jatim, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Anwar, PPDI hingga Persatuan BPD.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutan dan arahannya menyoroti tantangan yang dihadapi pemerintah desa pada tahun ini maupun tahun-tahun mendatang, terutama di tengah efisiensi anggaran.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kepala desa untuk mampu mengelola pemerintahan desa dengan baik, serta berpikir kreatif dan inovatif dalam menjalankan berbagai program.
“Di tengah efisiensi anggaran, kepala desa harus pandai mengelola aktivitas pemerintahan desa dengan baik, serta mampu berpikir kreatif dan inovatif,” harap Bupati Sumenep Cak Fauzi familiar disapa.
Bupati Sumenep Cak Fauzi juga mendorong para kepala desa untuk terus menggali potensi yang ada di masing-masing desa, meskipun diakuinya hal tersebut bukan perkara mudah.
“Kita harus mampu mencari dan menggali potensi desa. Memang tidak mudah, tetapi saya optimistis para kepala desa mampu melakukannya,” tutur Bupati Sumenep Cak Fauzi.
Bupati Sumenep Cak Fauzi berharap berharap PKDI Kabupaten Sumenep tetap menjaga kekompakan dan soliditas dalam mendukung pembangunan daerah berbasis desa.
“Semoga PKDI selalu kompak dan solid dalam menjalankan perannya,” pungkas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.


