Bus Pariwisata Disulap Jadi Angkutan Rokok Ilegal BONTE yang Diproduksi di Pamekasan, Bandarnya Kembali “Lolos”

Pada
KOLASE FOTO. Varian rokok ilegal merek BONTE yang berhasil diamankan oleh Polres Sampang dalam operasi penindakan di Jalan Raya Camplong, Senin (22/12/2025) malam
KOLASE FOTO. Varian rokok ilegal merek BONTE yang berhasil diamankan oleh Polres Sampang dalam operasi penindakan di Jalan Raya Camplong, Senin (22/12/2025) malam
A-AA+A++

MADURA (JURNALIS INDONESIA) – Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan yang harusya menjadi garda terdepan dalam penindakan rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukumnya kembali dipermalukan. Bagaimana tidak, rokok ilegal yang ditengarai diproduksi di Kabupaten Pamekasan yang menjadi wilayah hukumnya kembali dibongkar oleh Polres Sampang saat hendak diedarkan ke berbagai daerah.

Satuan Reserse Kriminal Polres Sampang dikabarkan mengamankan empat kendaraan yang mengangkut rokok tanpa pita cukai dalam operasi penindakan di Jalan Raya Camplong, Senin (22/12/2025) malam. Dari empat kendaraan itu terdapat bus pariwisata dengan nomor polisi R-1666-BE yang disulap jadi pengangkut rokok ilegal yang ditengarai diproduksi di Kabupaten Pamekasan.

IMG-20260617-WA0002

Tiga kendaraan lain yang disulap jadi pengangkut rokok ilegal yang ditengarai diproduksi bersarang di Kabupaten Pamekasan mobil pick-up P-9293-GD, Wuling Cortez M-1703-GE dan Honda HRV W-1595-XV.

Berdasarkan yang didapat Jurnalis Indonesia, salah satu rokok ilegal yang berhasil diamankan dengan merek BONTE yang ditengarai dikendalikan oleh kakak beradik berinisial MM dan SPL alias IPNG di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.

Sayangnya, bandar rokok ilegal merek BONTE yang bersarang di Kabupaten Pamekasan yang menjadi wilayah hukum Bea Cukai Madura itu kembali “lolos” melenggang bebas tidak tersentuh penegakan hukum.

Atas pembiaran itu, sebelumnya diberitakan Jurnalis Indonesia, produksi rokok ilegal merek BONTE semakin ugal-ugalan dengan berani dan seakan menantang diupload di media sosial TikTok.

Sebagaimana didapat Jurnalis Indonesia, sejumlah pekerja nampak dengan aman menjaga mesin produksi yang terus berjalan yang terpampang rokok ilegal merek BONTE. Bahkan dalam video yang diunggah dengan terang-terangan menyebut mesin cina dengan speed jos.

Ahmadi, pemerhati rokok ilegal di Madura sangat menyayangkan, Aparat Penegak Hukum yang hingga kini seakan enggan menindak terhadap produsen rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan.

“Selama produsen rokok ilegal itu tidak ditindak sampai kapanpun peredaran rokok ilegal itu tetap tumbuh subur. Dan korbannya pasti masyarakat kecil yang hanya sebatas pengangkut, kurir, penjual di toko-toko kecil. Sementara bandarnya tetap melenggang bebas menggarong cuan dari praktik usaha ilegalnya,” sebutnya. (ily/red)

Bacaan Lainnya

Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pemuda 22 Tahun Ditahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Alasan Sakit, Istri Anom Mangkir dari Panggilan KPK, FWP: Mungkin Takut Ditahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Istri Bupati Pemalang nonaktif...

Polresta Sumenep Bongkar Dugaan Peredaran Pil Y di Gapura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Samapta Polresta Sumenep...

Demi Keamanan Warga, Anggota DPRD Sumenep Desak Polsek Masalembu Putus Jaringan Narkoba dan Penadah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga keamanan dan...

Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim, Anwar Sadad Absen dari Pemeriksaan KPK

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Anggota DPR RI, Anwar...

Mengenaskan, Bupati Baru Pemalang Anom Widiyantoro Diciduk KPK Terkait Jual Beli Proyek dan Jabatan ‎

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 21 orang pejabat...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *