PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Berhasil Berangkatkan Umroh Puluhan Karyawan dan Tokoh Masyarakat

Pada
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan kembali menorehkan prestasi dan komitmen sosialnya dengan berhasil memberangkatkan puluhan karyawan serta tokoh masyarakat dalam menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci Makkah.

Keberangkatan umroh tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan perusahaan kepada para karyawan yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kinerja terbaik selama ini. Selain itu, keikutsertaan tokoh masyarakat menjadi wujud kepedulian CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan dalam mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

Owner CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan H. Bambang Budianto menyampaikan bahwa program umroh ini bukan sekadar kegiatan religi, namun juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun nilai spiritual, kebersamaan, dan rasa syukur di tengah perkembangan usaha yang terus tumbuh.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk rasa syukur kami sekaligus motivasi bagi seluruh karyawan agar terus bekerja dengan profesional, jujur, dan penuh tanggung jawab. Semoga ibadah umroh ini membawa keberkahan bagi yang berangkat dan bagi perusahaan ke depannya,” ujar Haji Bambang familiar disapa, Senin (19/1/2026).

Para karyawan yang diberangkatkan mengaku bersyukur dan terharu atas kesempatan berharga tersebut. Baginya, program umroh itu menjadi impian yang akhirnya terwujud.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat yang turut berangkat menyampaikan apresiasi atas langkah CV Ayunda Permata Sejahtera. Mereka menilai CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan yang dirintis oleh Haji Bambang Budianto dinilai memiliki kepedulian sosial dan keagamaan yang patut dicontoh.

Dengan adanya program pemberangkatan umroh ini, CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan didoakan semakin maju dan terus memberikan manfaat nyata bagi karyawan, masyarakat, serta daerah Pamekasan secara umum.

Sebelumnya, CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan juga telah memberangkatkan sekitar 167 karyawan dan tokoh masyarakat. Angka itu lebih dari sekadar statistik. Langkah ini menjadi bukti filosofi hidup pemiliknya, H. Bambang Budianto: sukses sejati tidak diukur dari laba semata, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada sesama.

“Sejak awal, saya ingin membangun perusahaan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberi kebahagiaan,” ujar H. Bambang.

Ia menuturkan perjalanan hidupnya penuh liku: jatuh bangun, menghadapi keterpurukan, namun keyakinan dan kerja keras membuatnya mampu melewati semuanya.

Di bawah kepemimpinan H. Bambang, kesejahteraan karyawan menjadi prioritas utama. Ribuan karyawan menikmati fasilitas antar-jemput gratis, makan siang harian, dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. “Aset paling mahal bukan gedung atau mesin, tetapi manusia-manusia hebat yang bekerja dengan hati,” tegasnya.

Nilai syukur diwujudkan melalui pemberangkatan umroh bagi karyawan yang berdedikasi. Tidak ada pilih kasih, tidak ada jabatan yang menentukan. Semua dilakukan sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian tulus.

CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan juga aktif dalam kegiatan sosial: bedah rumah, beasiswa untuk anak yatim piatu, dan bantuan bagi lansia maupun janda tua. Semua ini dilakukan tanpa pamrih, sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial.

“InsyaAllah, doa-doa karyawan dan masyarakat luas menjadi kekuatan terbesar bagi saya dan perusahaan,” tambah H. Bambang.

Kisah ini memberi pelajaran penting: sukses sejati bukan sekadar pencapaian individu, tetapi kemampuan menjadi jalan kebahagiaan dan inspirasi bagi banyak orang. Memberi, menghargai, dan peduli adalah bentuk pendidikan hidup paling efektif.

Dalam dunia bisnis modern yang sering menilai keberhasilan dari angka laba, CV Ayunda Sejahtera Pamekasan menunjukkan nilai empati, syukur, dan kepedulian jauh lebih berharga. Loyalitas, dedikasi, dan semangat produktivitas dibangun melalui hati, bukan sekadar kontrak kerja.

Kisah H. Bambang menjadi inspirasi bagi setiap pemimpin, guru, maupun orang tua: membangun karakter dan empati sama pentingnya dengan membangun bisnis atau institusi.

Ketika seorang pemimpin mampu menjadikan manusia sebagai aset terbesar, manfaatnya tidak hanya dirasakan di perusahaan, tetapi oleh masyarakat luas.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Momentum Hari Buruh 2026, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Keadilan bagi Pekerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Buruh Internasional...

May Day 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi Dorong Kebijakan Ketenagakerjaan yang Berkeadilan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Momentum Hari Buruh Internasional...

Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Oleh: Fauzi As OPINI (JURNALISINDONESIA) – Jika menyebut...

Jumhur Hidayat di Tengah Samudra Ring of Fire dan Struktur Kemunafikan Kolektif: Apa yang Bisa Kamu Kerjakan, Kawan?

Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur...

Rezim Gemoy, Reshuffle Jilid V: Konsolidasi Kekuasaan atau Strategi Bertahan

Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur...

BarokahNet Jadi Tuan Rumah, APJII Jatim Dorong Kolaborasi Digital di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana hangat dan penuh...

IMG-20260320-WA0006