Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Petani Asal Batukalangan Tenggelam di Penampungan Sawah hingga Meninggal

Pada
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Petani asal Desa Batukalangan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bernama Muhham (51 tahun) ditemukan tenggelam dan meninggal dunia didalam penampungan air di sawah Dusun Mortrebung desa setempat.

Berdasarkan laporan masyarakat bahwa telah terjadi laka sendiri tenggelam didalam penampungan air di sawah dan korban meninggal dunia, anggota Polsek Proppo, Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Proppo bersama tim Medis Puskesmas Proppo, segera mendatangi TKP tempat penampungan air di pinggir sawah Dusun Mortrebung Desa Batukalangan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

IMG-20260619-WA0003

Menurut saksi-saksi, kronologi kejadiannya, pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2024 sekira pukul 22.00 WIB korban (Muhham) pamit ke anaknya yang bernama Susilawati untuk pergi ke sawah menyiram tembakau.

Kemudian anak korban pukul 01.00 WIB keluar rumah sempat melihat korban tiduran di gazebo samping rumahnya dan pada hari Rabu tanggal 24 Juli 2024 sekira pukul 09.30 WIB saksi atas nama Muhammad melihat korban sudah posisi ada di dalam penampungan air dalam kondisi meninggal dunia.

Kemudian pihak keluarga korban meminta bantuan warga sekitar dan korban langsung dievakuasi ke rumahnya, korban dikebumikan sekitar pukul 15.00 WIB.

Dengan kejadian tersebut pihak keluarga tidak menuntut secara hukum dan sadar bahwa kejadian tersebut murni musibah dan takdir dari Allah SWT.

Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto menyampaikan, hasil konfirmasi dari Kapolsek Proppo AKP Bala Hananto, bahwa menurut keterangan dari anak korban, korban mempunyai riwayat penyakit epelipsi sejak lama.

“Dan dari hasil pemeriksaan pada saat di TKP oleh tim Medis, korban telah meninggal dunia diduga tenggelam di penampungan air pada saat hendak menyiram tembakau miliknya,” katanya.

Dikatakan, hasil koordinasi anggota Polsek Proppo dengan Kades Batukalangan Kecamatan Proppo serta musyawarah dengan pihak keluarga korban, keluarga korban menyadari bahwa kejadian tersebut musibah, dan dibuatlah surat pernyataan keluarga tidak mau visum luar/otopsi. (fid)

Bacaan Lainnya

Karya Bakti TNI AD 2026 Dimulai Juli, 502 Sasaran Pembangunan Siap Dikerjakan di Madura

MADURA (JURNALIS INDONESIA) – Pulau Madura akan menjadi...

Selamat dan Berkah Ulang Tahun ke-46 Founder BIP: Semoga Terus Menginspirasi dalam Menebar Kebaikan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ulang tahun ke-46 H....

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

BIP Siapkan Khitan Gratis untuk 1.000 Anak, Perkuat Komitmen Sosial di Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen Bani Insan Peduli...

Pelabuhan Rakyat Kalianget Segera Rampung, Dukung Distribusi Barang dan Mobilitas Masyarakat Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembangunan tahap lanjutan Pelabuhan...

Kasus Korupsi BGN Menggelinding ke Daerah, Dugaan Yayasan Instan untuk Menikmati Program MBG di Sumenep Diminta Diaudit

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keberadaan 36 yayasan yang...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *