PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa terus digaungkan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan religius bertajuk “Burdah Lintas Kota” yang digelar oleh Burdah Pemuda Indonesia (BPI) bersama Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib Jaya).
Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Grib Jaya Kecamatan Bantarbolang ini berlangsung pada Sabtu (2/5/2026) pukul 19.30 WIB di Desa Karanganyar, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Ketua PAC Grib Jaya Bantarbolang, Mas Abu Syahma, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat persatuan anak bangsa, khususnya di wilayah Desa Karanganyar. Kegiatan ini juga melibatkan Burdah Pemuda Indonesia lintas wilayah karesidenan Pekalongan dan Pemalang.
“Ini adalah upaya kita bersama untuk menyatukan persatuan anak bangsa, khususnya generasi muda, agar tetap solid dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujar Mas Abu.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ikhwanudin yang akrab disapa Wawan, menyampaikan bahwa kegiatan selawat bersama ini menjadi sarana pemersatu sekaligus memperkuat benteng persatuan di kalangan pemuda.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi pemuda dan pemudi untuk memahami arti penting kesatuan dan persatuan dalam membangun kemajuan desa,” ungkap Wawan.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan berselawat bersama masyarakat Desa Karanganyar dan peserta dari lintas karesidenan Pekalongan dan Pemalang, diharapkan dapat memberikan ketenangan batin serta meningkatkan keimanan kepada Allah Swt.
“Dengan berselawat bersama, kita berharap mendapat ketenangan batin dan semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.,” tambahnya.
Panitia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses tanpa kendala. Acara tersebut juga direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Pemalang, Ketua Umum Grib Jaya, serta Kepala Desa Karanganyar.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan masyarakat mampu menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendekatan religius dan kebersamaan.


