Skrol untuk membaca pos
Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Sumenep dan Wakilnya Fauzi-Imam, Catat Segudang Capaian Nyata di Berbagai Sektor
Example floating
Example floating
IMG-20251210-WA0009

Bandar Rokok Ilegal Bonte di Pamekasan Semakin Merajalela Edarkan Merk Khanfa, BC Madura Dipimpin Novian Dermawan Tutup Mata

Pada
KOLASE FOTO. Kantor Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan dan rokok ilegal merk "Bonte" dan "Khanfa" yang semakin merajalela yang bersarang di Kabupaten Pamekasan
KOLASE FOTO. Kantor Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan dan rokok ilegal merk "Bonte" dan "Khanfa" yang semakin merajalela yang bersarang di Kabupaten Pamekasan
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Bandar rokok ilegal merk “Bonte” yang ditengarai bersarang di Kabupaten Pamekasan berinisal MM semakin merajalela mengedarkan rokok tanpa dilekati pita cukai merk baru yakni “Khanfa”. Kamis (23/10/2025).

Rokok ilegal merk “Khanfa” didapati beredar luas di wilayah Madura. Aparat Penegak Hukum setempat hingga Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan seakan tutup mata terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan mafia rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha tidak sehat dengan produsen resmi yang membayar cukai yang bersarang di Kabupaten Pamekasan itu.

IMG-20260410-WA0003

“Rokok ilegal merk Khanfa itu saudaranya rokok Bonte yang ditengarai milik MM (inisial-red) di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan,” ungkap sumber Jurnalis Indonesia.

Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Pamekasan hingga Bea Cukai (BC) Madura yang dipimpin Novian Dermawan terkesan main-main dalam penegakan hukum memberantas rokok ilegal hingga kepada bandarnya yang bersarang di wilayah hukumnya.

Pasalnya, rokok ilegal yang terang-terangan diproduksi bersarang di wilayah hukumnya hingga kini masih dibiarkan merajalela. Seperti bos rokok ilegal merk Bonte dan Khanfa yang bersarang di Kabupaten Pamekasan itu.

Rokok ilegal merk merk Bonte dan Khanfa yang ditengarai milik MM yang bersarang di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, semakin merajalela diedarkan hingga ke Jakarta, Banten, Tangerang dan Cilegon.

Anehnya, kendati keberadaan rokok ilegal merk “Bonte” dan “Khanfa”itu terang benderang dan diedarkan secara terang-terangan tanpa dilekati pita cukai Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan hingga Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan seakan sengaja membiarkan.

Hingga kini, Aparat Penegak Hukum setempat hingga Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan masih memilih “diam” enggan menindak keberadaan rokok ilegal merk “Bonte” dan “Khanfa” dan bandarnya yang bersarang di Kabupaten Pamekasan itu.

Jurnalis Indonesia bersama tim investigasi dalam penelusuran lebih lanjut untuk terus mengungkap keberadaan rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukum Bea Cukai Madura yang dibiarkan tanpa dilakukan penindakan. (ily/red)

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Pulau Keramaian Darurat Narkoba Mengancam Pelajar, Orang Tua Resah, Kepolisian-Pemerintah Didesak Segera Turun Tangan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi memprihatinkan tengah melanda...

Soal Rokok Ilegal, Polsek Randudongkal Tidak Serius Tangani Aduan Masyarakat

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran rokok tanpa pita...

Tembok Roboh, Satu Orang Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit, Kontraktor Harus Bertanggungjawab

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pengerjaan proyek galian gorong-gorong...

Penjualan Rokok Tanpa Cukai di Pemalang Terungkap, Polisi Diminta Tindak Lanjut

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran rokok tanpa pita...

Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Bluto, Kuasa Hukum Minta Penanganan Profesional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana malam Ramadan yang...

Pensiunan di Talango Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Penipuan Modal Usaha Rp135 Juta ke Polres Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang pensiunan warga Kecamatan...

IMG-20260410-WA0003
IMG-20260320-WA0006