Menu

Mode Gelap
Unitomo dan Pemprov Jatim Gelar FGD Keterlibatan PT untuk SDM Unggul Menuju Gerbang Baru Nusantara JSI Kobarkan Semangat Jurnalisme “Ihdinas Sirotal Mustaqim” Viral, Bukannya Ditangkap, Diduga Bos Rokok Ilegal Marbol Pamekasan Kendarai Mobil Mewah Malah Dikawal Polisi JSI Berkunjung ke Migas Corner ITS Perkuat Edukasi Hulu Migas, SKK Migas Sambut Baik dan Apresiasi Semarakkan Malam Natal, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Bakal Hadirkan Acara Spesial Celebrate Christmas Harmony

PEMERINTAHAN · 6 Nov 2025 13:26 WIB

DKPP Sumenep Melalui BPP Guluk-Guluk Sukses Lakukan Panen Perdana Padi IP 300 Varietas Hibrida


 DKPP Sumenep Melalui BPP Guluk-Guluk Sukses Lakukan Panen Perdana Padi IP 300 Varietas Hibrida Perbesar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Konstratani Kecamatan Guluk-Guluk sukses melakukan panen perdana padi Indeks Pertanaman (IP) 300 varietas padi Hibrida di lahan Kelompok Tani di wilayah binaannya yakni Kelompok Tani Bumi Makmur Payudan, Dusun Daleman, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kamis (6/11/2025).

Koordinator BPP Guluk-Guluk, Wawan Kurniawan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen pada hari ini Menurutnya, panen dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare dengan produktivitas mencapai 8,2 ton per hektare.

“Alhamdulillah pada hari ini BPP Konstratani Kecamatan Guluk-guluk mengadakan panen padi IP300 varietas Hibrida di Kelompok Tani Bumi Makmur Payudan, Dusun Daleman. Dengan luasan 0,5 hektare, produktivitas mencapai 8,2 ton per hektare. Hasil ini sangat memuaskan,” terangnya.

Wawan menerangkan, bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa IP300 memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Guluk-Guluk. Karena itu, ia mengimbau para petani untuk meningkatkan indeks pertanaman padi agar lebih produktif sesuai target dari pemerintah untuk Swasembada Pangan terutama tanaman padi.

“Yang biasanya menanam satu kali agar bisa dua kali, dan yang dua kali supaya bisa tiga kali tanam dalam setahun. Hasil uji coba hari ini sangat menggembirakan dan membuktikan bahwa IP300 dapat berhasil dengan baik di sini,” jelasnya.

Wawan lanjut menjelaskan, hasil panen kali ini menunjukkan bahwa kekhawatiran petani terhadap serangan hama tidak terbukti. Tanaman tumbuh dengan baik dan kondisi lahan sangat mendukung.

“Yang selama ini ditakutkan para petani adalah hama burung dan tikus. Namun Alhamdulillah, tanaman tumbuh bagus, hama tikus hampir tidak ada, dan burung juga tidak masuk ke lahan. Panen pun berjalan maksimal,” ungkapnya.

Dari hasil pengamatan lapangan, hasil padi Hibrida varietas Mapan hari ini memiliki rata-rata 20 anakan, 11 malai per anakan, dengan sekitar 124 bulir per malai. Sementara jumlah rumpun per petak 6,25 meter persegi mencapai 139 rumpun, dengan produktivitas sekitar 8,2 ton per hektare.

Wawan juga mengungkapkan, keberhasilan IP300 di Desa Payudan Daleman juga didukung oleh kualitas tanah yang subur dan ketersediaan air yang melimpah.

“Di Desa Payudan Daleman ini, tanahnya bagus dan airnya cukup melimpah. Karena itu, kami mengimbau kelompok tani melalui Gapoktan Desa Payudan Daleman untuk memanfaatkan kondisi ini secara optimal agar hasil padi meningkat di tahun depan,” ujarnya.

Kembali demikian, pihaknya mengakui masih ada tantangan besar dalam peningkatan IP300, terutama karena sebagian petani lebih memilih menanam tembakau pada musim kemarau.

“Tantangan terbesar bagi kami selaku penyuluh adalah kebiasaan petani pada saat musim kemarau menanam tembakau, karena hasilnya cepat dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka bilang, ‘namen bhekoh tiga ebuh coklak bisa sama dengan tanam padi sepuluh ebuh coklak’. Ini tantangan berat, apalagi kalau tanam padi di musim kemarau yang rawan hama tikus dan burung, ditambah lagi ketersediaan
air yg memang masih kurang,” ungkapnya.

Meski begitu, Wawan tetap optimistis IP300 akan terus berkembang di Kecamatan Guluk-Guluk pada tahun-tahun mendatang.

“Ini panen IP300 pertama yang kami lakukan secara langsung. Semoga tahun depan luasannya bisa meningkat lagi melalui sosialisasi dan himbauan kepada petani-petani lainnya di Kecamatan Guluk-Guluk,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Dirikan Balai Ternak Baznas di Pemalang, Wabup: Kemiskinan Ekstrim Masih Tinggi

7 Desember 2025 - 13:49 WIB

Kadis Anwar Apresiasi Festival Pesisir 4 yang Diinsiasi SKK Migas

6 Desember 2025 - 16:32 WIB

Kadis Anwar Apresiasi Festival Pesisir 4 yang Diinsiasi SKK Migas

Berkat Inovasi DKPP, Sumenep Kembali Raih Dua Penghargaan dalam Sektor Pertanian

3 Desember 2025 - 14:24 WIB

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid (tengah) yang familiar disapa Kadis Inung bersama dua Ketua Poktan saat menerima penghargaan

Menjelang Peresmian City Walk Pemalang, PKL dan Parkir Ditertibkan

3 Desember 2025 - 13:21 WIB

SKK Migas-KKKS Medco Energy Bersama Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Dukung Kelestarian Lingkungan

2 Desember 2025 - 15:18 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat melakukan penanaman pohon bersama SKK Migas - KKKS Medco Energy

Pemdes Masakambing Dukung Kelestarian Lingkungan dan Keberlangsungan Hidup Kakaktua Abbotti

2 Desember 2025 - 14:57 WIB

Trending di PEMERINTAHAN