SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep tahun 2026 terus bergulir. Dari tahapan seleksi administrasi delapan peserta dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Selasa (3/2/2026).
Di antaranya, Eri Susanto Jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Arif Firmanto Jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Chainur Rasyid Jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, R Abd Rahman Riadi Jabatan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Agus Dwi Saputra Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Achmad Dzulkarnain Jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik, Ferdiansyah Tetrajaya Jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Mohammad Iksan Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.
Hal itu sebagaimana diumumkan secara resmi pada hari ini Selasa, 13 Februari 2026 melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Sumenep.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan mengungkapkan, jumlah pendaftar seleksi Terbuka JPT Sekda Sumenep 2026 sebanyak 11 orang. Namun, dari 11 pelamar, 8 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan 3 orang lainnya tidak memenuhi syarat (TMS) karena kekurangan berkas.
“Sebanyak delapan orang pelamar dinyatakan Memenuhi Syarat dan tiga orang pelamar dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena tidak menyampaikan kelengkapan berkas lamaran sesuai ketentuan yang dipersyaratkan,” terang Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep. Selasa (03/02).
Benny lanjut menjelaskan, pelamar yang lolos seleksi administrasi selanjutnya diminta mengisi portofolio melalui Google Forms paling lambat 3 Februari 2026 pukul 23.00 WIB. Selanjutnya, mereka akan mengikuti Seleksi Kompetensi Jabatan/Assessment pada 4 Februari 2026 di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
“Keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” tegasnya.
Berdasarkan yang dihimpun Jurnalis Indonesia, dari delapan nama tersebut, tiga figur mencuri perhatian publik, yakni Eri Susanto, Arif Frimanto, dan Chainur Rasyid. Ketiganya dinilai memiliki rekam jejak birokrasi yang cukup panjang serta pengalaman strategis di lingkungan pemerintahan, sehingga digadang-gadang menjadi kandidat kuat dalam bursa calon Sekda Sumenep 2026.
Eri Susanto dikenal sebagai birokrat yang berpengalaman dan telah lama malang melintang di pemerintahan daerah. Sementara Arif Frimanto memiliki latar belakang kepemimpinan teknokrat dengan sejumlah jabatan strategis yang pernah diemban. Adapun Chainur Rasyid dinilai memiliki kapasitas manajerial dan kemampuan koordinasi lintas sektor yang cukup mumpuni.
Kendati demikian, persaingan menuju kursi Sekda Sumenep masih terbuka lebar. Lima peserta lainnya juga memiliki peluang yang sama, mengingat proses seleksi masih berlanjut ke tahapan selanjutnya.
Publik pun kini menanti hasil akhir dari proses seleksi tersebut. Siapakah dari delapan kandidat yang akhirnya dinilai paling layak dan beruntung menduduki jabatan strategis sebagai Sekda Sumenep 2026, akan terjawab setelah seluruh tahapan rampung dan keputusan resmi diumumkan.