PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Khaul tidak hanya merupakan momen untuk berdoa bagi yang telah meninggal, tetapi juga sebagai kesempatan bagi warga masyarakat untuk berkumpul, memperkuat ikatan sosial, dan saling mengingatkan tentang nilai-nilai kehidupan dan kematian dalam Islam. Sabtu (20/4/2024).
Seperti Khaul Umum yang diadakan di Area Makam Sunggingan yang dihadiri Kepala Kelurahan Beji Sutoyo, serta jajarannya, tokoh masyarakat Beji, para kyai, para alim ulama.
Ketua Panitia Agus Muntasimbililah mengatakan Khaul Umum yang diadakan merupakan rutinitas tahunan yang dilaksanakan di Kelurahan Beji.
“Selain sebagai bentuk rasa syukur, bertujuan juga untuk mendoakan arwah, agar diberikan kedamaian dan ditempatkan di surga. Dan mendoakan bersama terhadap para ahli kubur,” ungkapnya.
Sementara Kepala Kelurahan Beji Sutoyo mengatakan, selain ziarah ke makam, agenda utama hari ini adalah pengajian yang membahas tentang pengajaran kehidupan dan pengetahuan tentang kehidupan ahli kubur menurut ajaran yang ada di Alqur’an dan Alhadist serta relevansinya dengan kehidupan modern.
“Semoga dengan mengikuti khaul ini, kita bisa mendapatkan syafaat dan juga bisa mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Kegiatan pengajian yang diisi oleh DR. KH. Arja Imroni, M.Ag, dengan mengambil pelajaran dari kehidupan yang selalu menekankan pentingnya toleransi dan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam situasi sosial dan ekonomi saat ini. (kais)

Tidak ada Respon