PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Komunitas kajian religi (KKR) alumni SMPN 1 Pamekasan tahun 1995 melakukan kegiatan bagi bagi takjil di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim.
Berbagi takjil dengan para warga binaan Blok E Lapas Kelas IIA Pamekasan berlangsung di aula Mandhapa Radhen Dhaksena pada Sabtu (23/03/2024) sore.
Sebanyak 70 takjil nasi kotak yang dipersiapkan oleh KKR alumni SMPN 1 Pamekasan tahun 1995.
Ahmad Imam, pembina komunitas kajian religi (KKR) Alumni 95 mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh komunitas kajian religi (KKR) alumni 95 SMPN 1 Pamekasan di bulan Ramadhan dan kali ini sasaran pada kegiatan berbagi takjil merupakan kegiatan yang ke dua.
Di mana sebelumnya di minggu lalu KKR telah melaksanakan bagi bagi takjil yang sasarannya di lintasan jalan raya Jokotole kawasan alun-alun Kota Pamekasan.
“KKR alumni 95 ini tak hanya program pembagian takjil/baksos saja melainkan ada progam pembagian zakat fitrah serta pemberian santunan anak yatim dan kaum duafa,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan dari pada giat tersebut yang kebetulan hari ini sasarannya di lingkungan warga pembinaan Lapas Kelas IIA Pamekasan hanya ingin berbagi, yang artinya KKR memiliki prinsip berbagi untuk dan kepada siapa saja yang intinya yang menerima tersebut dianggap layak.
“Kami berpikir, sasaran bagi bagi takjil nasi kotak ini dengan warga binaan pemasyarakatan karena di lingkungan Lapas ini sudah tepat pada sasarannya dan memang layak untuk di berikan juga termasuk efektif,” paparnya.
Dipaparkan, prinsip di wadah KKR ini adalah kolaborasi dengan teman-teman alumni untuk saling membantu satu sama lainnya seperti halnya membantu terhadap sesamanya dan ini berdasarkan kekompakan tim KKR dalam pengumpulan dana.
” Yang kemudian kita kemas dengan kegiatan bakti sosial, pengajian juga momen di bulan Muharram dan lainnya. Semoga dengan apa yang kami lakukan di hari ini dapat bermanfaat,” harapnya.
KPLP Lapas Kelas IIA Pamekasan, Novan Leksono Saputro, menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari komunitas kajian religi (KKR) pada sore hari ini.
“Kunjungan ini sebagai bentuk menjalin tali silaturahmi maupun tali kesetiakawanan sosial kepada warga binaan pemasyarakatan kami khususnya,” tuturnya.
Lanjut menuturkan, bahwa ini baru pertama kali dilaksanakan oleh organisasi komunitas kajian religi (KKR) alumni 95 SMPN 1 Pamekasan dalam melakukan kegiatan baksos ini.
“Semoga untuk ke depannya bisa lebih ditingkatkan kegiatan semacam ini, karena ini sebagai bentuk kegiatan yang positif bagi kami, sebagai wujud nyata atau percontohan atau peneladanan nilai nilai kemasyarakatan kepada warga binaan kami,” harapnya.
Seperti halnya dilanjutkan, nilai nilai untuk berbagi, nilai nilai untuk mengingat bahwasanya sebagai manusia biasa semua bersaudara. Ada yang di luar menikmati kebebasan dan ada dari saudara saudara yang saat ini masih menjalankan pidana di dalam ruang binaan pemasyarakatan dan mungkin perlu untuk diberi uluran tangan atau sosial.
“Harapan kami untuk kegiatan sosial dari KKR ini, tidak hanya kegiatan sosial bagi bagi takjil tetapi kalau bisa lebih mengarah seperti nama organisasi tersebut komunitas kajian religi semisal kegiatan yang mengarah kepada pembinaan kerohanian atau keagamaan dan menjalin kerjasama yang sifatnya tidak hanya bantuan atau sumbangan tetapi lebih kepada kegiatan yang positif kepada warga binaan kami dan bisa menjadi bekal bagi warga binaan kami,” tutupnya. (fidiya)

Tidak ada Respon