PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Pemkab Sumenep Laksanakan Program Cek Kesehatan Gratis, Bupati Cak Fauzi: Investasi Sehat Menuju Indonesia Emas

Pada
Pemkab Sumenep Laksanakan Program Cek Kesehatan Gratis, Bupati Cak Fauzi: Investasi Sehat Menuju Indonesia Emas
Pemkab Sumenep Laksanakan Program Cek Kesehatan Gratis, Bupati Cak Fauzi: Investasi Sehat Menuju Indonesia Emas
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah investasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada deteksi dini penyakit, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kualitas hidup warga.

Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini berlangsung melalui momentum ulang tahun dan kegiatan sekolah.

IMG-20260926-WA0006

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin adalah investasi jangka panjang bagi diri sendiri dan keluarga.

“Semakin cepat kita mengetahui kondisi kesehatan, semakin besar peluang untuk mencegah berkembangnya penyakit dan mengurangi risiko kecacatan maupun kematian,” ujarnya dalam Surat Edaran Nomor 29 Tahun 2025.

Program CKG terbagi menjadi tiga kategori. CKG Ulang Tahun diperuntukkan bagi bayi dan anak usia hingga enam tahun serta dewasa berusia delapan belas tahun ke atas, dilaksanakan setiap bulan Maret. CKG Sekolah menyasar anak usia tujuh hingga tujuh belas tahun dan dilakukan setiap awal tahun ajaran baru di bulan Juli. Sedangkan CKG Khusus menyasar ibu hamil, bayi, dan anak usia dini sesuai standar pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemkab Sumenep menggerakkan seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, dan Tim Penggerak PKK. ASN dan Non-ASN diwajibkan melakukan CKG minimal sekali setahun. Sekolah, madrasah, dan pesantren diminta menyiapkan data siswa, tempat pemeriksaan, serta berkoordinasi dengan puskesmas. Orang tua diimbau mengaktifkan JKN dan mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile untuk mencatat data kesehatan anak.

Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Kesehatan menyelaraskan dan menyiarkan program, sedangkan puskesmas memberikan pelayanan, tindak lanjut hasil pemeriksaan, dan pelaporan data ke Sistem Informasi Kesehatan Nasional.

Pemkab Sumenep berharap seluruh warga melihat CKG bukan sekadar layanan gratis, tetapi sebagai investasi kesehatan untuk masa depan.

“Sehat adalah modal utama membangun masa depan. Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berinvestasi demi Sumenep sehat dan Indonesia Emas 2045,” papar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bacaan Lainnya

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4.000.500 per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *