PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Hari kemenangan bagi umat muslim dan muslimah didalam arti yang hakiki adalah mereka yang telah melaksanakan puasa pada bulan suci Ramadhan dan menjalankan semua amalan-amalan khusus di bulan Ramadhan.
Maka dianggap menang, kira-kira kalimat itulah yang sering di dengar dari para ustad dan kyai.
Sedangkan istilah mudik dan pulang kampung yang mana istilah tersebut hanya di negara Indonesia saja dikarenakan kebanyakan warga negara Indonesia senang, betah merantau baik domestik atau luar negeri.
Dan moment-moment pulang kampung (mudik) terjadi setiap 1 tahun sekali bisa dalam jumlah kapasitas besar.
Pada saat -saat sekarang lah hari minus 3 Lebaran 2024 (Hari Raya Idul Fitri 1445 H) banyak warga negara Indonesia pulang kampung, dan disini ada juga perantau asal wilayah Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.
Yang telah sampai di perbatasan wilayah Kabupaten Pemalang – Kabupaten Tegal, lebih tepatnya masuk di wilayah Pemerintah Desa Lawang Rejo Pemalang.
Adalah Raden, pria umur 34 tahun, warga Desa Comal Pemalang yang berprofesi sebagai wiraswasta di bidang entertainment di Jakarta.
Terpantau awak media sedang duduk santai di tepian jalan dekat sepeda motornya. “Saya sangat senang, merasa sangat bersyukur bisa sampai di Pemalang, tempat kelahiran saya,” ucapnya.
Dan sebentar lagi ia bisa bertemu dengan semua keluarga di kampung halamannya di Pemalang.
“Pesan saya bagi semua pemudik yang satu wilayah dengan saya, tetap berhati-hati dalam mengendarai kendaraan anda, patuhi semua rambu-rambu lalulintas, jika ngantuk, lelah, capek segera menepi atau cari rest area yang tersedia, istirahatlah,” ajaknya.
Raden yang lagi perjalanan ke kampung halamannya mengaku senang bisa segera bertemu dengan semua keluarganya.
“Bersilaturahmi dan terjalin terus hubungan yang baik antar keluarga, tetangga dan teman-teman,” pungkasnya. (sus)

Tidak ada Respon