Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Sekretaris Dispendukcapil Nganjuk Jadi Sorotan

Pada
A-AA+A++

NGANJUK (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi dimana Sekretaris Dinas (Sekdis) kurang bermitra atau sulit dihubungi oleh wartawan merupakan isu krusial dalam manajemen hubungan masyarakat (media relations) di instansi pemerintahan. Kemitraan yang lemah ini dapat menghambat transparansi informasi publik.

Heru Purnomo Sekretaris Dinas di Dispendukcapil, sikap dan prilaku pejabat secara umum diucapkan “ogah sekali” ketika dikunjungi wartawan sebagai mitra kerja, para pejabat mengaku mitra kerja kepada rekan jurnalis ketika dirinya ada masalah (kasus), namun ketika tidak ada masalah, para pejabat beragam berbagai alasan untuk tidak menerima kunjungan para wartawan.

IMG-20260617-WA0002

Wartawan yang sudah bertemu dengan Dispendukcapil Nganjuk begitu kecewa dengan salah seorang pejabat Dispendukcapil (Sekretaris Dinas) bernama Heru Purnomo yang terkesan banyak alasan untuk bantuan kelengkapan yang sepele, seperti surat kematian, untuk kelengkapan Akte kelahiran, seperti surat pindah.

Seperti halnya yang dialami oleh rekan wartawan DN, kemarin Senin (2/03/2026), diarahkan Kepala Dinas Dukcapil karna sedang ada rapat ke Sekdis Heru Purnomo yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Dukcapil, namun tidak dipenuhi dengan alasan berkas kurang dan harus ke madiun

“Sekdis sekarang tidak seperti dulu, kayaknya orang saklek dan tidak pernah memberikan terbaik bagi wartawan,” kata DN ketika di kantor Dukcapil.

Hal senada diungkapkan oleh wartawan lain. Menurutnya bahwa Heru Purnomo sejak dulu sangat sulit ketika akan dihubungi.

“Padahal pak Heru dulunya terkenal kooperatif dan dekat dengan para jurnalis, entah kenapa akhir – akhir ini sangat gerah ketemu dengan rekan – rekan pers,” ujarnya dengan nada kesal, ketika bertemu rekan media di kantor Dukcapil Nganjuk.

Rekan wartawan berharap ada komunikasi yang baik, kalau memohon bantuan kelengkapan persyaratan, hal sepele dengan surat kematian tidak ada, surat nikah hanya satu tapi meninggal karna janda atau hal sepele sekiranya tidak dipersulit. (isk)

Bacaan Lainnya

Reses III Ahmad Juhairi di Masalembu: Aspirasi Warga Didominasi Infrastruktur, Listrik hingga Pemberantasan Narkoba

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan Reses III Anggota...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Nenek Juha, Warga Desa Nyabakan Timur, Berterima Kasih kepada Bupati Fauzi, Rumahnya Berhasil Direnovasi Baznas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nenek Juha, warga Desa...

Pemkab Sumenep dan TNI Pererat Kerja Sama, Fokus Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *