SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Puluhan UMKM Kecamatan Pasongsongan sumringah dilibatkan dalam kegiatan FAHAM Bersholawat yang dilaksanakan di lapangan Sawunggaling Kecamatan Pasongsongan, Senin 18 November 2024, malam.
FAHAM Bershalawat juga berhasil dihadiri oleh puluhan Kiai, Tokoh Masyarakat hingga ribuan masyarakat. Para masa pendukung pasangan FAHAM (Fauzi-Imam) menunjukkan militansinya untuk mendukung kegiatan sholawat akbar bersama pasangan nasionalis – religius Fauzi – Kiai Imam Hasyim yang dengan mengadirkan Majelis Sholawat Al – Munir.
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi – Kiai Imam Hasyim serta pengurus dan anggota dari partai koalisi pendukung pasangan FAHAM atau Si Gemoi.
Pantauan media, kegiatan FAHAM bershalawat bersama masyarakat Kecamatan Pasosongan dimeriahkan Majelis Sholawat Al – Munir, Irwan D’academy Indosiar serta dihibur dengan hiburan khas Sumenep yaitu musik tong-tong di antaranya Grup Musik Tong-tong diantaranya Angin Ribut, Dewa Amor, Puser Angin dan Bintang Kejora.
Puluhan UMKM mendapatkan berkah rejeki dengan adanya kegiatan FAHAM bersholawat ini yang di laksanakan di Kecamatan Pasongsongan.
Lia Indah (30), pelaku UMKM Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep bersyukur dengan dilibatkannya para pelaku UMKM dalam setiap kegiatan FAHAM atau si Gemoi bersholawat.
“Saya menyampaikan terima kasih karena telah dilibatkan dalam kegiatan FAHAM bersholawat untuk menambah pemasukan,” ujar Lia.
Lia berharap serta mendoakan Fauzi – KH. Imam Hasyim (FAHAM) bisa kembali memimpin Kabupaten Sumenep ke depan.
“Bapak Fauzi sudah terbukti peduli terhadap kami para pelaku UMKM. Kami semua dukung Faham menang Pilkada Sumenep,” terang Lia.
Dalam kesempatan yang sama seorang penjual gorengan Junadi (45) merasa bersyukur dengan adanya acara sholawat yang diadakan oleh pasangan nomor urut 02 (FAHAM) jualan gorengannya ludes terjual.
Junaidi berharap ke depan apabila Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim (FAHAM) menang untuk bisa tetap peduli terhadap rakyat kecil di desa-desa di Kabupaten Sumenep.

Tidak ada Respon