SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (29/6/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di depan Labang Mesem Keraton Sumenep itu berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan pelajar dari berbagai lembaga pendidikan.
Sebanyak 797 peserta dari 30 sekolah tingkat SD hingga SMA/sederajat, baik negeri maupun swasta, mengikuti pawai yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Tahun Baru Islam di Kabupaten Sumenep.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pawai obor bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan media untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menghidupkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, momentum 1 Muharram harus menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama generasi muda, agar semakin mencintai ajaran Islam, memiliki akhlak mulia, dan mengamalkan nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mencintai ajaran Islam serta menjadikan semangat hijrah sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” harapnya.
Bupati menambahkan, Muharram merupakan bulan yang penuh kemuliaan sehingga perlu diisi dengan berbagai aktivitas positif yang mampu memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Bupati lanjut mengajak, pawai obor hendaknya menjadi sarana syiar Islam yang membawa manfaat bagi masyarakat, memperkuat persaudaraan, serta membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkokoh semangat gotong royong demi mewujudkan Kabupaten Sumenep yang religius, harmonis, dan sejahtera.
“Semoga semangat Muharram dan Asyura membawa keberkahan bagi kita semua serta semakin memperkuat kebersamaan masyarakat dalam membangun Kabupaten Sumenep yang lebih maju,” lanjutnya.
Bupati lantas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan pawai obor. Menurutnya, sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga tradisi keagamaan yang sarat dengan nilai persatuan dan kerukunan.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumenep, Kamiluddin, menjelaskan bahwa pawai obor merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertujuan menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.
“Kami berharap peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi momentum refleksi sekaligus motivasi untuk mencetak generasi yang unggul dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Kamiluddin menambahkan, sebelum pelaksanaan pawai obor, Pemkab Sumenep juga mengawali rangkaian kegiatan dengan doa akhir tahun 1447 Hijriah dan doa awal tahun 1448 Hijriah yang diikuti para ulama, tokoh agama, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bentuk ikhtiar bersama memohon keberkahan di tahun yang baru.

Tidak ada Respon