PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Bupati Blitar Audiensi dengan Kepala BPKHTL XI Yogyakarta dan BPSKL Wilayah Jawa

Pada
Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah saat melaksanakan audiensi dengan Kepala BPKHTL XI Yogyakarta dan BPSKL Wilayah Jawa
A-AA+A++

BLITAR (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah melaksanakan audiensi dengan Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) XI Yogyakarta Suhendro A. Basori, S. HUT., dan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Jawa Kasi Wilayah I Ruhiat, S. Hut., Kasi Wilayah II Ayi Firdaus Maturidi. S. Hut, M.S.i, di Kantor BPKHTL XI Yogyakarta, Senin 29 Juli 2024.

Turut mendampingi Bupati Rini Syarifah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Kepala Bappedalitbang, dan Kepala Bagian Perekonomian.

Bupati Rini menyampaikan, berdasarkan Keputusan Menteri LHK Nomor SK.485/MENLHK/SETJEN/PLA.2/5/2023 tanggal 19 Mei 2023 ditetapkan Persetujuan Pelepasan Kawasan Hutan dalam rangka Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH).

“Untuk Kabupaten Blitar persetujuan pelepasan Kawasan hutan produksi seluas 282,99 Ha. Luas dan letak “definitif” kawasan hutan yang diubah fungsinya dan dilepaskan sebagaimana dimaksud ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut setelah dilaksanakan penataan batas di lapangan,” ungkapnya.

Menurut Bupati Rini Syarifah, tahun 2024 dilaksanakan kegiatan penataan batas areal persetujuan pelepasan Kawasan hutan PPTPKH Kabupaten Blitar untuk fasum, fasos dan permukiman dengan pendanaan APBN 2024. Lokasi realisasi PPTPKH 2024 dilaksanakan pada 38 desa di 14 Kecamatan di Kabupaten Blitar.

Lanjut Bupati, ke 14 kecamatan itu yakni Kecamatan Bakung, Doko, Gandusari, Kademangan, Kesamben, Panggungrejo, Ponggok, Sanankulon, Selopuro, Selorejo, Sutojayan, Wates, Wlingi dan Kecamatan Wonotirto.

Melalui audiensi ini diharapkan adanya percepatan terbitnya SK Penetapan Batas Areal Pelepasan Kawasan Hutan di Kabupaten Blitar dan solusi untuk percepatan pengelolaan perhutanan sosial meliputi percepatan distribusi aksel legal, pengembangan usaha perhutanan sosial dan pendampingan,” jelasnya. (zun)

Bacaan Lainnya

Proyek Peningkatan Jalan Harapan Maju–Pandansari di Berau Telah Rampung: Konektivitas Diperkuat

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Berau terus...

Antusiasme Warga Tinggi dan Disetujui Bupati, Bapenda Sumenep Perpanjang Masa Diskon Pajak hingga Desember 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabar baik bagi masyarakat...

Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Dinas Perikanan Sumenep Gelar Pelatihan di Malang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bertahun-tahun Dijanjikan, Jalan Alternatif Samarinda–Berau via Tunggal Bumi Tak Kunjung Dibangun

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Rencana pembangunan jalan alternatif...

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Raih Prestasi Nasional Anugerah Cita Negeri 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Proyek Jalan Rp8,6 Miliar di Segah Dipertanyakan, PPK Tak Merespons dan Kepala DPUPR Sulit Ditemui

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Transparansi penggunaan anggaran publik...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *